Tapanuli Tengah – SMA Negeri 1 Plus Matauli Pandan, Tapanuli Tengah, salah satu sekolah unggulan di Indonesia, kembali membuka penerimaan peserta didik baru (PPDB) untuk tahun pembelajaran (T.P) 2020/2021. Pendaftaran dibuka online dari tanggal 3-7 Februari 2020 dan pelaksanaannya gratis.

Kepala SMA Negeri 1 Plus Matauli Pandan, Murdianto, menerangkan untuk pendaftaran lewat online ini, peserta harus membuka website atau alamat pendaftaran, http://penerimaan.sman1-matauli.sch. Kemudian, peserta membuka menu pendaftaran online yang berada di sebelah atas lalu klik tombol daftar dan isi nama lengkap (Sesuai Ijazah SD/SMP). Selanjutnya mengisi alamat email aktif dan password untuk masuk melengkapi formulir.

“Kalau merasa sudah lengkap dengan tiga isian form tersebut, maka klik tombol daftar, maka data akan terkirim ke email dan segera cek email untuk dapat melakukan validasi pendaftaran,” kata Murdianto, diruangkerjanya di SMA Negeri 1 Plus Matauli Pandan, Selasa (4/2), perihal pembukaan pendaftaran siswa baru di SMA Negeri 1 Plus Matauli Pandan T.P 2020/2021.

Apabila di inbox email tidak ada masuk email dari panitia PPDB Matauli, peserta dipersilahkan untuk mencek email di folder spam dalam email. Selanjutnya peserta menchecklist email tersebut lalu memilih tombol bukan spam, agar email pindah ke folder inbox email. Kemudian isi email dibaca dan perintahnya diikuti.

“Sementara untuk mengaktifkan pendaftaran, silahkan klik link “KLIK DISINI UNTUK AKTIVASI ACCOUNT” dan akan dibawa ke halaman baru untuk aktifasi akun. Selanjutnya klik tombol aktifkan account dan catat username serta password yang telah masuk ke email dan dipakai untuk login melengkapi data formulir online,” ujarnya.

Selanjutnya peserta juga dipersilahkan login dari menu pendaftaran online dan pilih tombol login. Lalu memasukkan username dan password yang telah dikirim ke email dan melengkapi formulir online sesuai dengan yang diminta, termasuk foto 3x4cm berwarna dan berseragam asal sekolah wajib di upload.

“Pastikan nama file gambar adalah NISN.jpg. File gambar yang diterima .jpg .png .gif (huruf kecil), selainnya tidak dapat diproses. Setelah itu, maka klik tombol daftar pada halaman paling bawah dan data akan tersimpan. Selanjutnya, silahkan klik tombol cetak formulir sebagai tanda bukti telah mendaftar,” beber Murdianto.

Selanjutnya peserta dipersilahkan menunggu proses verifikasi dan validasi kelengkapan data administrasi oleh panitia. Apabila pendaftaran telah di verifikasi dan di validasi oleh panitia, termasuk kelengkapan data, maka kartu peserta ujian sudah bisa dicetak sendiri dengan cara login kembali ke akun di web. Maka akan muncul di formulir link cetak kartu ujian dan cetak juga formulir pendaftaran yang statusnya sudah verifikasi.

“Peserta tinggal mengikuti tes akademik sesuai jadwal yang tertera di kartu ujian. Untuk cek jadwal sesi ujian silahkan cek di menu sesi ujian CBT pada web. Untuk tes akademik, semua di pusatkan di kampus SMA Negeri 1 Plus Matauli Pandan, dan ujian dilaksanakan dengan Tes Computer Basic Tes (CBT)” tuturnya.

Seluruh pengisian formulir online harus benar-benar mengikuti prosedur yang telah ditentukan panitia. Apabila salah mengisi dan tidak sesuai dengan prosedur dan data tidak benar, maka panitia berhak membatalkan pendaftaran.

“Setelah selesai melengkapi data atau edit data, demi keamanan data, silahkan peserta logout untuk keluar dari halaman registrasi. Selengkapnya bisa didownload di menu panduan PSB diatas, pilih di download panduan PSB online,” tukas Murdianto.

Adapun persyaratan pendaftaran, antara lain berasal dari SMP/MTs Negeri dan Swasta Sederajat di seluruh Indonesia dan calon pendaftar untuk T.P. 2020/2021 adalah siswa yang berstatus aktif di kelas IX (Sembilan) dan terdaftar sebagai peserta Ujian Nasional (UN) T.P. 2019/2020 atau siswa lulusan sebelum T.P. 2019/2020 yang sudah memiliki Ijazah SMP/MTs Sederajat.

“Pendaftar wajib memiliki NISN sesuai yang terdaftar di laman http://nisn.data.kemdikbud.go.id atau di data PDSP. Apabila tidak mengisi NISN dengan benar, maka panitia berhak membatalkan seluruh pendaftarannya,” imbuh Murdianto.

Selain itu, peserta wajib memiliki alamat email aktif yang akan digunakan untuk melakukan aktivasi akun saat pendaftaran online atau wajib email pribadi dan tidak menggunakan email sekolah atau email orang lain. Karena email tersebut akan digunakan nantinya setelah di terima sebagai siswa.

“Sebelum mendaftar online siapkan terlebih dahulu semua persyaratan yang diminta. Pada waktu mengisi form online wajib upload foto 3x4cm berwarna, berseragam asal sekolah, dengan resolusi foto 300px, besar file maksimal 250kb, nama file foto diganti sesuai dengan NISN. Jika pada formulir verifikasi dan kartu ujian foto anda tidak muncul, berarti belum memenuhi syarat untuk pendaftaran. Pastikan nama file foto sudah dirubah dan sesuaikan dengan aturan yang ada,” pungkas Murdianto.

Persyaratan lainnya, yaitu sehat jasmani dan rohani dan tinggi badan untuk laki-laki minimal 160cm dan Perempuan 150cm. Tinggi badan ini akan diukur pada saat tes kesamaptaan jasmani. Serta formulir pendaftaran online dengan status sudah verifikasi yang sudah di cetak, lengkap di tandatangani dan di tempel pasfoto warna 3x4cm. Kemudian, fotocopy rapor SMP/MTs, fotocopy piagam penghargaan bagi yang memiliki surat keterangan sehat dari rumah sakit pemerintah yang meliputi (tinggi, berat, cacat dan penyakit akut serta tensi darah, tidak buta warna serta sehat jasmani dan rohani) dan surat keterangan dari rumah sakit pemerintah yang menyatakan bebas Narkoba serta surat keterangan dari rumah sakit pemerintah yang menerangkan secara medis diijinkan untuk melaksanakan tes kesamaptaan jasmani yang meliputi Samapta A (Lari 12 Menit), Samapta B (Push Up, Sit Up, Pull Up, Shuttle Run).

Kemudian, surat bantuan pemeliharaan/pengadaan sarana dan prasarana selama mengikuti studi di SMA Negeri 1 Plus Matauli Pandan (Tulis tangan orangtua) dan surat bantuan peningkatan mutu pendidikan selama mengikuti studi di SMA Negeri 1 Plus Matauli Pandan (Tulis tangan orangtua).

“Bagi semua peserta tes seleksi bidang akademik, maka surat keterangan dan kelengkapan diatas wajib diserahkan kepada panitia seleksi pada waktu pelaksanaan tes akademik,” sebut Murdianto.

Jalur penerimaan PPDB SMA Negeri 1 Plus Matauli Pandan T.P. 2020/2021, sendiri terdiri dari jalur Reguler, jalur Prestasi (Dibuktikan dengan sertifikat perolehan medali emas, perak atau perunggu pada bidang OSN, O2SN, FLS2N) dan wajib menyerahkan fotocopy bukti prestasi dan jalur Keluarga Ekonomi Tidak Mampu (Dibuktikan dengan Kartu PKH) dan wajib menyerahkan fotocopy kartu PKH supaya nantinya bisa mendapatkan bea siswa.

“Dari ketiga jalur tersebut, peserta yang dinyatakan lulus tes akademik wajib mengikuti seluruh rangkaian tes lanjutan PPDB SMA Negeri 1 Plus Matauli Pandan,” pungkas Murdianto.

Pada kesempatan ini, pria kelahiran Magetan 50 tahun silam ini tidak lupa menyampaikan ucapan ­terima kasih kepada Gubernur Su­matera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi atau Pemerintah Propinsi Sumatera Utara (Pempropsu) atas izin PPDB mandiri yang diberikan ke­pada SMA Negeri 1 Plus Matauli Pandan yang ter­buka kepada seluruh peserta didik dari berbagai wilayah Indonesia.

“Ten­tu apresiasi setinggi-tingginya, karena siswa berprestasi dimanapun berada memiliki kesempatan bersekolah di SMA Negeri 1 Plus Matauli,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *