Dairi, SeputarTapanuli.com – 3 unit rumah semi permanen milik warga Lingkungan VI Siboras, Kelurahan Pegagan Julu 1, Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara (Sumut) dilahap si jago merah (Terbakar) pada Senin (1/2) sore kemarin.

Beruntung Babinsa setempat dari Koramil 01/Sumbul, Komando Distrik Militer (Koodim) 0206/Dairi (DR), Koptu Jasa Ranto Simamora bersama 2 Personil lainnya langsung bergegas bersama warga membantu memadamkan kobaran api dan mengevakuasi para korban serta langsung berkoordinasi dengan Pemerintah Kelurahan Pegagan Julu 1 untuk mendatangkan mobil pemadam kebakaran (Damkar) dari PPSDM Sumbul sehingga api tidak sampai menjalar membakar rumah-rumah lainnya.

Babinsa dan warga berupaya memadamkan api yang sudah membakar pada peristiwa kebakaran di Lingkungan VI Siboras, Kelurahan Pegagan Julu 1, Kecamatan Sumbul, Dairi, pada Senin (1/2) sore kemarin. (SeputarTapanuli/Dok Penrem 023/KS)

Ketiga rumah yang terbakar tersebut masing-masing milik Napa Boru Situmorang, 85,, Robinson Sihotang, 50, dan, Iis Nurhayati Boru Simanjuntak, 30. Kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah dan tidak ada korban jiwa.

Salah seorang saksi mata, Bosmin Purba memperkirakan peristiwa itu terjadi sekira pukul 16.30 WIB. Bosmin pada jam itu melihat api yang membakar ketiga rumah itu pertama kali muncul dari atap tengah rumah milik korban Robinson Sitohang.

Bosmin pun saat itu bahkan langsung berteriak memanggil warga sekitar untuk membantu memadamkan api. Tapi apa daya, api keburu membesar dan sempat melahap sebagian rumah milik Robinson Sitohang dan menjalar ke rumah lainnya sebelum mobil Damkar datang.

“Beruntung ada Babinsa yang langsung datang membantu kami serta mendatangkan tim Damkar dari PPSDM Sumbul. Sehingga api berhasil dengan cepat dipadamkan dan tidak sampai membakar rumah-rumah lainnya,” tutur Bosmin.

Api yang membakar ketiga rumah warga tersebut berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.20 WIB. Sementara pihak kepolisian daerah setempat masih menyelidiki penyebab kebakaran. Sumber api diduga sementara berasal dari korsleting listrik dari salah satu rumah milik warga yang terbakar tersebut. (Jhonny Simatupang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *