Tapanuli Tengah, SeputarTapanuli.com – Bandara Ferdinand Lumbantobing (FL Tobing) di Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara (Sumut), mengoperasikan satu unit bilik Penyemprotan Sterilisasi Badan atau Virus Removal Chamber (VRC) Covid-19, Selasa (24/3).Bilik tersebut dibangun secara mandiri oleh pengelola bandara tersebut.

Pengoperasiannya disaksikan langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Tapteng, Darwin Sitompul. Hal tersebut sebagai bentuk tindak lanjut atas penandatanganan Keputusan Bupati Tapteng, Bakhtiar Ahmad Sibarani, bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Tapteng terkait antisipasi dan pencegahan penyebaran Covid-19 di Tapteng.

Darwin yang juga Ketua I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Virus Corona atau Covid-19 di Tapteng, menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian dan kerja sama bandara karena telah menyediakan Virus Removal Chamber (VRC) atau Bilik Penyemprotan Sterilisasi Badan untuk pencegahan penyebaran Covid-19.

Dia juga menyampaikan apresiasi atas kerja sama bandara dengan pihak Kepolisian, Dinas Kesehatan (Dinkes) Tapteng, Puskesmas Pinangsori, dan instansi terkait lainnya.

“Semoga dengan dilakukannya pencegahan ini, maka kita dapat memonitor atau mengetahui para penumpang yang datang ke Tapteng terkena virus Corona atau tidak, serta statusnya apakah Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP), atau positif Covid-19,” katanya.

Darwin tidak lupa membeberkan perihal informasi yang dia terima terkait dua warga negara asing (WNA) asal Australia yang tiba di Bandara FL Tobing pada Selasa itu. Dia mengatakan kedua WNA tersebut kini dalam status pemantauan selama 14 hari kedepan dan akan dipantau sesuai dengan protokol serta standar operasional prosedur dalam penanganannya.

“Kepala Puskesmas Pinangsori telah menyampaikan bahwa kedua WNA tersebut sehat dan statusnya Orang Dalam Pemantauan (ODP). Tapi kita harus tetap memonitor dan kepada pihak Kepolisian agar kita sama-sama mengetahui, sehingga perlu ada kerja sama yang baik dalam melakukan pemantauan atau monitoringnya. Harapan kita, jangan sempat ada Covid-19 di Tapteng,” tukasnya.

Humas Bandara FL Tobing, Jansen Saragih didampingi Abdillah Chair Pane, menegaskan bahwa pihak Bandara FL Tobing akan selalu mengikuti perkembangan pencegahan virus Corona ini. Terutama tukas dia, mereka akan senantiasa mengikuti Intruksi Pemkab Tapteng dan secara vertikal Intruksi Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

“Sementara itu, kami juga dari bandara telah melakukan beberapa langkah-langkah, seperti menyiapkan Virus Removal Chamber (VCR) atau Bilik Penyemprotan Sterilisasi Badan terhadap penumpang pesawat yang datang di Tapteng. Itu merupakan satu-satunya di Sumatera Utara (Sumut) bahkan di Pulau Sumatera,” tutur Jansen.

Kemudian diruang kedatangan juga lanjut Jansen, dilakukan pemeriksaan suhu tubuh penumpang pesawat. Bila suhu tubuh penumpang 37.1º celsius atau lebih, maka bandara akan mendata dan memberitahukan kepada Dinkes Tapteng untuk penanganan lanjutan.

“Bandara sendiri setiap hari, setelah penerbangan dan operasional selesai, melakukan sterilisasi penyemprotan disinfektan, terutama di ruang kedatangan dan fasilitas-fasilitas serta peralatan yang banyak disentuh para penumpang serta petugas bandara,” jelasnya.

Selanjutnya kata dia, menyemprot seluruh fasilitas bandara, meliputi gedung terminal, gedung kantor dan gedung operasional lainnya. Kegiatan tersebut dilakukan secara rutin sekali seminggu.

“Kami juga menyiapkan Hand Sanitizer di semua fasilitas bandara, sehingga baik penumpang maupun petugas bisa setiap waktu menggunakannya dan menekankan kepada semua petugas agar berpola hidup bersih dan sehat,” pungkasnya.

Sebelumnya Kepala Bandara FL Tobing, Farel TL Tobing, menyatakan bahwa Virus Removal Chamber (VCR) atau Bilik Penyemprotan Sterilisasi Badan tersebut merupakan hasil buatan mereka sendiri (Mandiri) dengan menggunakan bahan Hidrogen Peroksida 3% dan air steril yang sudah dimasak serta pewangi.

“Dalam penggunaannya, semua penumpang wajib masuk bilik dan disemprot, termasuk barang bawaanya,” kata dia, Senin (23/3) di Mapolres Tapteng. (Jhonny Simatupang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *