Personil Polres Tapteng saat menggelar KRYD untuk mengantisipasi balap liar dan pemakaian knalpot blong di wilayah Tapteng, Minggu (30/1). (seputartapanuli/dok humas polres tapteng)

Tapanuli Tengah, seputartapanuli.com – Dalam rangka mengantisipasi balap liar dan pemakaian kenalpot blong (tidak standart), Kepolisian Resor (Polres) Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara (Sumut), melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD).

Kasubbag Humas Polres Tapteng, AKP Horas Gurning, dalam keterangannya atas nama Kapolres, AKBP Nicolas Dedy Arifianto Senin (31/5) mengatakan, kegiatan itu dilaksanakan atas perintah Kapolres Tapteng, AKBP Nicolas Dedy Arifianto, guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat di wilayah Tapteng.

“Sebagai tindak lanjut dari perintah pimpinan tersebut, Personil Polres Tapteng langsung melaksanakan kegiatan dimaksud pada Minggu (30/5) dini hari mulai pukul 00.00 WIB hingga pukul 04.00 WIB,” ungkap Gurning.

Gurning mengakui, hingga kegiatan selesai, pihaknya tidak menemukan pelaksaan bapalan liar dan hanya berhasil mengamankan satu unit sepeda motor (septor) yang memakai kenalpot blong. Septor tersebut telah di tilang dan dan diamankan di Pos Lalu Lintas (Lantas) Pandan.

“Adapun pelaksanaan kegiatan KRYD tersebut dilaksanakan di empat titik, yaitu di Jalan Padang Sidempuan tepatnya di depan Indomaret Pandan, Kecamatan Pandan, di depan SPBU Bintang Natio Pandan, di depan SPBU Tano Ponggol dan di depan Alfamidi, Sarudik,” tukas Gurning.

Selain mengantisipasi balapan liar dan knalpot blong, kegiatan KRYD itu juga dilaksanakan sebagai langkah antisipasi berkumpulnya orang banyak yang memungkinkan penularan Covid-19 dan menambah klaster baru di wilayah Tapteng.

“Maka itu, Kapolres Tapteng menegaskan bahwa kegiatan ini akan terus dilaksanakan dan berharap partisipasi masyarakat dalam memberikan informasi dan berperan aktif mengimbau atau mengingatkan keluarga, saudara atau yang ada di lingkungannya agar tidak memakai knalpot blong dan balap liar guna terciptanya ketentraman dan keamanan masyarakat,” pungkas Gurning. (Jhonny Simatupang/ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *