Tapanuli Tengah, SeputarTapanuli.com – Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Bakhtiar Ahmad Sibarani, menyampaikan laporan terkait penanganan pencegahan wabah virus Corona atau Covid-19 kepada Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Edy Rahmayadi, Selasa (24/3). Laporan tersebut disampaikan lewat Video Conference (Vidcon) dari ruang rapat Garuda kantor Bupati Tapteng.

Dalam laporannya, Bakhtiar membeberkan perihal jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19 di Tapteng, serta Pasien Dalam Pengawasan dan Positif Covid-19. Demikian juga Bakhtiar melaporkan tentang upaya-upaya yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapteng dan kesiapan Pemkab Tapteng dalam mengantisipasi dan mencegah penyebaran Covid-19 di Tapteng.

Dalam kesiapan penanganan Covid-19 kata dia, Pemkab Tapteng telah mempersiapkan sebanyak 25 ruang isolasi di Puskesmas ditambah tiga ruang isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandan. Seluruh ruang isolasi tersebut aku dia, sebagai tempat penanganan sementara, sebelum pasien dirujuk ke rumah sakit yang telah dihunjuk oleh pemerintah.

“Sementara kegiatan yang telah kami lakukan dalam upaya pencegahan Covid-19 ini berupa penyemprotan cairan disinfektan di 917 rumah ibadah di Tapteng serta berbagai fasilitas publik. Namun perlu juga kami sampaikan kepada Bapak Gubernur, bahwa kami sangat membutuhkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) sama dengan Kabupaten/Kota lain. Dan itu sudah kami pesan, tapi hingga saat ini belum ada,” ucapnya.

Sedangkan perihal jumlah ODP, PDP dan Positif Covid-19, pada per 23 Maret 2020 katanya, Pemkab Tapteng mencatat bahwa ada sebanyak 50 orang warga Tapteng masuk ke dalam kategori Orang Dalam Pemantauan (OPD) dari jumlah 58 orang sebelumnya.

“Semua ODP dalam kondisi sehat serta tidak ditemukan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) maupun Positif Covid-19,” terangnya.

Dia pun lantas membeberkan sebaran data ke 58 ODP tersebut. Sebanyak tujuh orang kata dia, berada di Kecamatan Sarudik. Kemudian delapan orang di Kecamatan Tapian Nauli, enam orang di Kecamatan Tukka, 11 orang di Kecamatan Manduamas, tujuh orang di Kecamatan Kolang, enam orang di Kecamatan Pandan, tujuh orang di Kecamatan Sibabangun, lima orang di Kecamatan Sosorgadong dan satu orang di Kecamatan Sirandorung.

“Delapan ODP yang telah selesai menjalani masa pemantauan selama 14 hari tersebut, yakni sebanyak empat orang di Kecamatan Manduamas, tiga orang di Kecamatan Sarudik dan satu orang di Kecamatan Pandan,” pungkas Bakhtiar.

Dalam Vidcom tersebut, Bakhtiar didampingi oleh wakilnya, Darwin Sitompul, selaku Ketua I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Virus Corona atau Covid-19 di Tapteng, serta Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab),Hendri Susanto Lumbantobing.

Kemudian Asisten Administrasi dan Umum, Herman Suwito, Kepala Pelaksana BPBD, Safarudin Ananda Nasution, Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan, Nursyam, Kadis Komunikasi dan Informatika, Dedy Sudarman Pasaribu, Direktur RSUD Pandan, Rikky Nelson Harahap, dan Kepala Bagian Protokoler dan Komunikasi Tapteng, Darwin Pasaribu. (Jhonny Simatupang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *