Tapanuli Tengah, SeputarTapanuli.com – Seorang buruh bangunan di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara (Sumut) diciduk Polisi saat bersembunyi di rumah abangnya, Selasa (17/11) sekira pukul 16.00 WIB.

“Kasusnya penganiayaan. Dia (HT) telah menganiaya rekannya FIZ, 16, yang juga adalah seorang buruh,” kata Kapolres Tapteng, Nicolas Dedy Arifianto, dalam keterangannya melalui Paur Humas, Ipda JS Sinurat, Kamis (19/11).

Sinurat mengungkapkan, penganiayaan yang dilakukan HT terhadap FIZ berlangsung di lokasi toko UD Sahata di Kelurahan Pandan, Selasa (17/11) sekira pukul 12.30 WIB. Berawal saat dia (HT) dimintai uang pembayaran kamar kos oleh FIZ. Akan tetapi HT tidak mengindahkannya dan malah mengajak FIZ barantam (berkelahi).

“HT yang saat itu sedang memegang gelas kaca di tangannya, tiba-tiba memukulkannya ke kepala korban FIZ, yang diketahui tinggal di Jalan Padangsidempuan, Kelurahan Pandan, Kecamatan Pandan, Tapteng ini hingga pecah,” ungkap Sinurat.

Sinurat menambahkan, HT saat itu juga kembali mengulangi perbuatannya tersebut. Dia memukulkan kembali gelas yang sudah pecah ditangan kanannya ke wajah dan kepala FIZ, sehingga membuat wajah dan kepala FIZ mengalami luka robek.

“HT selanjutnya melarikan diri dan bersembunyi di rumah abangnya di Kelurahan Sibuluan Raya Pandan, Tapteng,” pungkas Sinurat.

HT kini berada di Polsek Pandan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di depan hukum. (Jhonny Simatupang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *