Sibolga, SeputarTapanuli.com – J,46, warga Jalan Matahari Raya, Lingkungan III, Kelurahan Mangga Dua, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) itu tidak berkutik ketika Buser Narkoba Kepolisian Resort (Polres) Sibolga, Sumatera Utara (Sumut), menangkap dan menggelandangnya ke Markas Polres (Mapolres) Sibolga pada Kamis (16/7). Dia ditangkap karena memiliki 10 bungkus kecil Narkoba jenis sabu-sabu seberat total 12,04 gram.

“J saat itu sedang duduk santai di atas batu di pinggir Pantai Kalangan, Kecamatan Pandan, Tapteng sedang menunggu pembeli Sabu. Tapi J tidak menyadari, bahwa calon pembelinya adalah Polisi yang menyamar,” kata Kapolres Sibolga, AKBP Triyadi, melalui Kasubbag Humas, Iptu R Sormin, Kamis (29/7).

Penangkapan J berawal dari informasi masyarakat. Kasat Narkoba, AKP Sugiono, lantas memerintahkan KBO Narkoba, Ipda E Marbun, melakukan penyelidikan (lidik) dan pendalaman. Setelahnya dilakukanlah undercover buy (menyamar/menyaru sebagai pembeli) dan berhasil mengamankan J.

“Ketika mengamankan J, Polisi menemukan barang haram itu di atas rumput di bawah kotak. Lokasinya tidak jauh dari tempat J diamankan. J sendiri mengakui barang haram itu milik temannya dan dia hanya disuruh untuk menjualkan seharga Rp7 juta. Imbalannya Rp100 ribu hingga Rp250 ribu,” tutur Sormin.

Sebelum ditangkap, J tidak sendirian. Ada seorang temannya yang saat itu sedang pergi membeli rokok, namun tak kembali. Diduga temannya itu kabur setelah mengetahui J ditangkap.

“J sudah ditahan dan diancam pasal 114 ayat (2) subsider pasal 112 ayat (2) Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009, tentang Narkotika dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun,” pungkas Sormin. (Jhonny Simatupang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *