Nias, SeputarTapanuli.com – Komandan Resort Militer (Danrem) 023/Kawal Samudera (KS), Kolonel (Inf) Febriel Buyung Sikumbang, bersama Ketua Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Sumatera Utara, Mayjend TNI (Purn) Darlan Harahap, meninjau kesiapan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gunung Sitoli, Nias, Kamis (17/9).

Kedatangan Danrem beserta Ketua Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Sumut yang juga Liaison Officer  (LO) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) ke Kota Gunung Sitoli tersebut disambut langsung Kepala RSUD Gunung Sitoli, Julianus Dawolo. Dalam kunjungan Danrem dan Ketua Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Sumut tersebut, turut serta Kepala BPBD Sumut, Riadil Lubis, dan Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Sumut, Alwi.

Selanjutnya, Danrem dan Ketua Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Sumut beserta rombongan, meninjau sejumlah ruangan seperti Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan Ruang Rawat Inap pasien serta ruangan isolasi COVID-19 RSUD Gunung Sitoli. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan RSUD Gunung Sitoli dalam menampung dan menangani pasien COVID 19. RSUD Gunung Sitoli sejak awal sudah disiagakan untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19 di Nias.

Danrem 023/KS, Kolonel (Inf) Febriel Buyung Sikumbang, bersama Ketua Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Sumut, Mayjend TNI (Purn) Darlan Harahap, beserta rombongan saat bincang-bincang dengan pihak RSUD Gunung Sitoli, Nias, Kamis (17/9). (SeputarTapanuli/Dok Penrem 023/KS)

Pada kesempatan itu, Danrem meminta kepada pihak RSUD Gunung Sitoli agar maksimal dalam menangani Pasien COVID-19, Danrem juga memita kepada pihak RSUD Gunung Sitoli agar selalu berkoordinasi dengan Tim Gugus Tugas COVID-19 Gunung Sitoli dan Dinkes Gunung Sitoli.

“Soalnya, Pandemi COVID-19 di Nias terus mengkhawatirkan dan membutuhkan komitmen bersama untuk memutus mata rantai COVID-19,” katanya.

Selanjutnya, Danrem menyampaikan terima kasih kepada Kepala RSUD Gunung Sitoli beserta jajarannya yang telah siaga mengantisipasi dan menangani pasien COVID-19 serta memberikan semangat kepada para tenaga medis (Nakes) dalam menjalankan tugas melayani masyarakat, khususnya di masa Pandemi COVID-19.

Usai meninjau RSUD Gunung Sitoli, Danrem beserta rombongan melanjutkan kunjungan mereka meninjau sejumlah hotel di kota itu. Pengecekan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan hotel-hotel tersebut sebagai tempat isolasi mandiri pasien terinfeksi COVID-19 nantinya.


Tampak fasilitas kamar isolasi mandiri dalam hotel di Kota Gunung Sitoli yang sudah dipersiapkan untuk menangani pasien terinfeksi COVID-19. (SeputarTapanuli/Dok Penrem 023/KS)

Menurut Ketua Tim Gugas Tugas COVID-19, Mayjen TNI (Purn) Darlan Harahap, selain kondisi kamar, tim juga meninjau fasilitas pendukung hotel seperti sarana olah raga. Sehingga perencanaan hotel sebagai tempat isolasi mandiri bisa menjadi salah satu alternatif bagi Pemerintah Daerah (Pemda) untuk menekan angka penyebaran COVID-19 dan meningkatkan angka kesembuhan pasien positif COVID-19 di Nias.

“Kepada masyarakat Nias, saya mengajak kita semua untuk memutus rantai penyebaran COVID-19 ini dengan mamatuhi aturan, tetap berada di rumah dan menjalankan Protokol Kesehatan dengan cara selalu memakai masker, rajin mencuci tangan dan menjga jarak,” pungkasnya. (Jhonny Simatupang/ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *