Gunung Sitoli, SeputarTapanuli.com – Komando Distrik Militer (Kodim) 0213/Nias, Sumatera Utara (Sumut), menyasar pembukaan akses jalan sepanjang 6 kilometer (Km) dengan lebar 8 meter (m) dengan rencana pengerjaan selama satu bulan pada pelaksanaan Pra TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-110 tahun 2021.

Kegiatan yang mengusung tema ‘TMMD Wujud Sinergi Membangun Negeri’ bekerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Gunung Sitoli sesuai dengan tugas pokok TNI Nomor 34 tahun 2004 tentang Operasi Militer Selain Perang (OMSP) untuk membantu pemerintah daerah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat itu dimulai dengan kegiatan doa bersama pemerintah, tokoh agama (Toga), tokoh masyarakat (Tomas), tokoh pemuda dan masyarakat, Rabu (10/2).

“Kegiatan doa bersama di Pra TMMD ini bertujuan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat Ridho dari Tuhan Yang Maha Kuasa (TYMK), sehingga berjalan dengan lancar dan tercapainya sasaran kegiatan,” kata Komandan Kodim (Dandim) 0213/Nias, Letkol (Inf) TP Lobuan Simbolon.

Ia mengatakan pembukaan akses jalan sepanjang 6 Km dengan lebar 8 m dan ditambah penggalian parit sepanjang 12.000 meter (12 km) dengan lebar 1 m dan kedalaman 1 m tersebut menghubungkan antar desa, yakni Desa Loloanaa Lolomoyo dengan Desa Gawu-Gawu Bouso, Kecamatan Gunung Sitoli Utara, dan Desa Loloanaa Lolomoyo, Kecamatan Gunung Sitoli Utara dengan Desa Nikootatano Da’o, Kecamatan Gunung Sitoli Alo’oa, Kota Gunung Sitoli.

TNI dari Kodim 0213/Nias tampak sedang bekerja membuka akses jalan dalam kegiatan TMMD ke-110 tahun 2021 Kodim 0213/Nias, Rabu (10/2). (SeputarTapanuli/Dok Penrem 023/KS).

Hal ini merupakan bagian dari kegiatan sasaran fisik, yang ouputnya untuk meningkatkan pembangunan di daerah, menghubungkan jalan antar desa, meningkatkan perekonomian dan pertahanan wilayah dari ancaman.

“Sasaran dari kegiatan fisik lainnya, berupa pengecatan rumah ibadah di Desa Loloana’a Lolomoyo, Desa Gawu-gawu bouso dan di Desa Nikootano Dao,” ujar Lobuan.

Sementara untuk sasaran non fisik, berupa penyuluhan kepada masyarakat seperti wawasan kebangsaan, Narkoba dan kamtibmas, hukum, KB kesehatan, posyandu, stunting, penyakit tidak menular, bahaya COVID-19 dan sosialisasi vaksinisasi COVID-19.

“Personil dari TNI yang melaksanakan TMMD, khusus yang didatangkan dari luar pulau Nias akan tinggal di rumah-rumah warga sebagai orang tua asuh mereka dan uang makannya akan diberikan kepada orang tua asuh masing-masing karena TNI adalah Rakyat,” pungkas Lobuan.

Wakil Wali Kota Gunung Sitoli, Sowa’a Laoli mengakui, bahwa program TMMD ke-110 Kodim 0213/Nias ini merupakan program kemitraan antara Pemkot Gunung Sitoli dan TNI dalam upaya meningkatkan kesejateraan masyarakat dan membuka akses jalan antar desa dan kecamatan.

Diharapkan kepada seluruh (tokoh) masyarakat untuk memberikan dukungan penuh dan bergandengan tangan dalam menyukseskan kegiatan yang dilaksanakan oleh TNI tersebut.

“Terutama kepada Dinas Pekerjaan Umum (PU) agar memberikan perhatian khusus dalam meningkatakan jalan ke depan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Loloana’a Lolomoyo, Hepis Krisman Zega, mengapresiasi dan menyambut baik kegiatan TMMD ke-110 tahun 2021 yang dilaksanakan Kodim 0213/Nias di wilayahnya tersebut.

“Kami sangat menyambut baik kegiatan TMMD ini dan akan mendukung bersama warga,” ucap Loloana’a.

Hal yang sama disampaikan anggota DPRD Kota Gunung Sitoli, Atieli Zebua. Ateli juga sangat menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan TMMD ke-110 Kodim 0213/Nias tersebut dan menilai kegiatan itu sangat bermanfaat kepada masyarakat sehingga masyarakat pun diharapkan dapat secara bersama-sama menunjang kegiatan TMMD tersebut.

“Kami sangat mendukung bersama dengan warga,” tukas Ateli. (Jhonny Simatupang/ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *