Sibolga, SeputarTapanuli.com – Seorang terduga pelaku Narkoba di Kota Sibolga, Sumatera Utara (Sumut), berinisial MYANS alias I, 41, berhasil kabur dari tangkapan Polisi. Sejumlah warga lingkungannya saat itu melawan dan menyerang Polisi.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (8/11) sere lalu sekira pukul 15.30. Saat itu, sejumlah personil kepolisian dari Satuan Narkoba Kepolisian Resort (Polres) Sibolga yang mendapatkan informasi dari masyarakat mengamankan MYANS dari dalam rumahnya di Gang Ikhlas di Jalan KH Ahmad Dahlan, Kelurahan Aek Manis, Kecamatan Sibolga Sambas, Kota Sibolga, atas dugaan kepemilikan Narkoba.

Dari penangkapan itu, petugas berhasil menyita 8 bungkus sabu-sabu dari dalam sebuah dompet kain corak batik serta 7 pipet plastik dan 1 pipet kaca yang diduga alat yang digunakan MYANS untuk menghisap/mengkonsumsi sabu-sabu.

Namun ketika petugas akan memboyong MYANS ke Mapolres Sibolga untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut, beberapa warga masyarakat sekitar melawan dan menyerang petugas. Momen itu lalu dimanfaatkan MYANS untuk melarikan diri.

“Senin (9/11) pukul 16.00 WIB, keluarganya menyerahkannya kembali ke Polres Sibolga,” kata Kapolres Sibolga, AKBP Triyadi, melalui Kasubbag Humas, Iptu R Sormin, Kamis (19/11).

Sormin mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan, terduga pelaku MYANS yang kesehariannya berprofesi sebagai nelayan tersebut dan telah memiliki 4 orang anak dan pernah dihukum selama 4 bulan dalam kasus penganiayaan pada 2017, mengakui kepada petugas bahwa barang haram sabu-sabu yang berhasil diamankan petugas dari rumahnya merupakan miliknya. Diperolehnya dari seseorang pada Rabu (4/11) sebelumnya sekira pukul 15.30 WIB di Jalan Bangau, Kelurahan Aek Habil, Kecamatan Sibolga Selatan, seharga Rp500 ribu.

“Sabu-sabu sebahagiannya di konsumsinya dan sisanya itu dipaketinya menjadi 8 bungkus,” beber Sormin.

MYANS diduga telah melakukan tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum menjual, membeli, menerima atau menjadi perantara dalam jual beli Narkoba Golongan I atau memiliki, menyimpan, menguasai dan menyediakan Narkoba Golonongan I jenis bukan tanaman (sabu) sebagaimana dimaksud dalam pasal 114 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (1) dari Undang-Undang (UU) RI Nomor 35 tentang Narkotika.

“Dia diancam hukuman diatas 5 tahun,” pungkas Sormin. (Jhonny Simatupang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *