Sibolga, SeputarTapanuli.com – Dua pria ini harus berurusan dengan hukum. Mereka ditangkap Polisi karena terbukti memiliki barang haram narkotika jenis sabu-sabu.

Kedua pria ini berinisial MY alias N, 21, buruh dekorasi, tinggal di Jalan Elang, dan HHS alias A alias D, 16, pelajar, tinggal di Jalan Cendrawasih, Kelurahan Pancuran Bambu, Kecamatan Sibolga Sambas, Kota Sibolga. Keduanya ditangkap Sabtu dini haru (10/10) sekira pukul 03.40 WIB di sebuah rumah di Jalan Elang.

Polisi menemukan barang bukti 1 pisau lipat, 2 pipet plastik, 1 mancis gas terpasang pipa jarum suntik, uang Rp80 ribu dan 2 bungkus kecil sabu-sabu seberat 0,9 gram. Setelah di tes narkoba, urine keduanya juga positif mengandung zat aditif narkotika, Amphetamine.

Barang bukti 2 bungkus sabu-sabu terbungkus plastik bening beratnya 0,9 gram dan uang serta lainnya. (SeputarTapanuli/Dok Humas Polres Sibolga)

Kapolres Sibolga, AKBP Triyadi, dalam keterangannya yang disampaikan Kasubbag Humas, Iptu R Sormin, Minggu (18/10) menyebutkan, kedua terduga pelaku (MY dan HHS) diamankan dalam posisi sedang berbaring sambil bermain Handphone (HP) di ruang tamu rumah terduga pelaku MY. MY dan HHS saat itu sedang menunggu salah seorang teman mereka untuk mengkonsumsi sabu-sabu. Sabu-sabu itu kebetulan diterima MY dan HHS dari teman mereka tersebut pada Sabtu (10/10) dini hari itu juga sekira pukul 03.00 WIB.

“Setelah menerima sabu-sabu itu dari temannya, MY menyimpannya di kamar tidur pada rak bawah lemari pakaian plastik miliknya,” ungkap Sormin.

Sekira pukul 03.40 WIB atau 40 menit kemudian, petugas datang lalu mengamankan MY dan HHS serta barang bukti sabu-sabu yang disiampan di rak bawah pakaian plastik tersebut disaksikan langsung oleh pihak keluarga MY. Tapi, ketika dilakukan pengembangan, petugas tidak menemukan orang yang memberikan sabu-sabu tersebut.

“MY dan HHS kemudian dibawa ke Polsek Sibolga Sambas dan selanjutnya diserahkan ke pihak Polres Sibolga. Keduanya pun diancam pasal 114 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (1) Jo pasal 132 atau pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang (UU) RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun,” pungkas Sormin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *