Diusir dari Rumah, Tidak Makan, Pemuda ini Mencuri di Rumah Sakit

Sibolga, SeputarTapanuli.com – ETW alias E, 20, warga jalan Perjuangan, Lorong 11, Lingkungan VIII, Kelurahan Pasir Bidang, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara (Sumut), harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dihadapan hukum. Dia diduga terbukti telah melakukan pencurian di dalam Rumah Sakit Umum (RSU) Ferdinand Lumban Tobing (FL Tobing) Sibolga.

Korbannya dua orang Sari Herna Gea,38, seorang Ibu Rumah Tangga (IRT), warga Jalan Horas, Kelurahan Pancuran Kerambil, Kecamatan Sibolga Sambas, dan Hotnida Simanjuntak,32, juga seorang IRT, warga Jalan Senangin XVIII, Kelurahan Tangkahan, Kecamatan Medan Labuhan, Medan.

Korban Sari Herna Gea kehilangan uang sebesar Rp1.1 juta dan satu unit Handphone (HP) Android, demikian Hotnida Simanjuntak juga kehilangan satu unit HP Android. Kedua korban sama-sama kehilangan atau mengalami aksi pencurian itu pada Kamis (5/6) dini hari.

Kapolres Sibolga, AKBP Triyadi, dalam keterangannya melalui Kasubbag Humas, Iptu R Sormin, mengatakan pelaku ETW ditangkap pada Minggu (5/7) sekitar pukul 21.00 WIB di Halte Jalan S Parman, Sibolga. Bermula dari laporan pengaduan korban Sari Herna Gea ke Polres Sibolga pada Kamis (25/6) malam sekira pukul 22.00 WIB. Sari Herna Gea mengaku bahwa ia telah kehilangan uang sebesar Rp1.1 juta dan satu unit Handphone (HP) Android, ketika menjaga Ibunya di salah satu ruangan di RSU FL Tobing Sibolga.

“Menerima laporan tersebut Kasat Reskrim, AKP D Harahap memerintahkan unit Opsnal (Buser Reskrim) untuk melakukan penyelidikan dan pendalaman. Dan Minggu (5/7) sekitar pukul 21.00 WIB, unit Opsnal tersebut berhasil mengamankan EWT,” kata Sormin, Kamis (9/7).

Dari tangan EWT, polisi menyita dua unit HP dan dari hasil interogasi ternyata HP yang satu lagi juga merupakan hasil curian yang diambil EWT pada lokasi dan waktu yang sama. HP itu tak lain adalah milik Hotnida Simanjuntak. Hotnida pun kemudian turut membuat laporan pengaduan ke pihak Polres Sibolga.

“EWT melakukan aksi pencurian itu pada Kamis (25/6) pukul 03.00 WIB ditempat dan waktu yang sama. Kebetulan kedua korban saat itu berada berdampingan dalam satu ruangan yang sama, yakni di ruang Dahlia di rumah sakit FL Tobing Sibolga tersebut,” tutur Sormin.

Kepada polisi lanjut Sormin, EWT beralasan melakukan aksi pencurian itu lantaran ia diusir dari rumah dan sudah seharian tidak makan.

“EWT sudah ditetapkan tersangka (TSK) dan dia diduga telah melakukan tindak pidana pencurian sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 ayat (1) ke 3 subsider 362 KUHPidana dengan ancaman hukuman tujuh tahun,” pungkasnya. (Jhonny Simatupang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *