Sibolga, SeputarTapanuli.com – Seorang gadis (anak) dibawah umur menjadi korban pencabulan di Kota Sibolga. Kasus itu telah dilaporkan oleh kedua orang tua korban ke kepolisian daerah setempat dan hasilnya dua orang terduga tersangka pelaku berhasil ditangkap.

Kapolres Sibolga, AKBP Triyadi, melalui Kasubbag Humas Polres Sibolga, Iptu R Sormin, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (19/3), mengatakan korban masih berusia 16 tahun. Kedua terduga pelaku berhasil ditangkap dari dua tempat berbeda.

Pelaku RR alias R ditangkap di sebuah kawasan pekuburan di Kota Sibolga, Jumat (13/3) sekira pukul 23.55WIB dan pelaku HS alias E, ditangkap keesokan harinya Sabtu (14/3) dini hari sekira pukul 05.00WIB. Keduanya ditangkap oleh petugas dari unit Opsnal Reskrim Polres Sibolga dibawah komando AKP D Harahap.

“RR alias R sudah berusia sekitar 19 tahun, dan HS alias E masih berusia 17 tahun. RR alias R,19, sudah pernah dihukum selama tiga bulan,” kata Sormin.

Sormin mengungkapkan, dalam kasus ini, kedua terduga pelaku melakukan pemaksaan cabul kepada korban. Hal itu dilakukan keduanya usai pesta ngelem bersama dengan teman-teman mereka. Sehingga tidak tertutup kemungkinan adanya tersangka baru karena pihak kepolisian juga masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap kemungkinan adanya tersangka baru lainnya tersebut.

“Kedua tersangka diancam pasal 76E Jo pasal 82 ayat (1) atau pasal 76D Jo pasal 81 ayat (2) Undang undang RI No 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI no 23 tahun 2002 tentang Perlindungan anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun dan denda paling banyak Rp5.000.000.000,” kata Sormin. (Jhonny Simatupang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *