Sibolga, SeputarTapanuli.com – Di hari Pahlawan 10 November 2020, Komandan Resort Militer (Korem) 023/Kawal Samudera (KS), Kolonel (Inf) Febriel Buyung Sikumbang, menyambangi salah satu rumah Pahlawan yang ada di Kota Sibolga, Sumatera Utara (Sumut). Rumah itu tak lain adalah rumah milik Pahlawan Nasional Dokter Ferdinand Lumban Tobing (FL Tobing) yang berada di Jalan Thamrin, Kelurahan Kota Beringin, Kecamatan Sibolga Kota, Kota Sibolga.

FL Tobing adalah Pahlawan Nasional yang lahir di Sibuluan, Sibolga (Sibuluan Dulu masuk Sibolga. Namun saat ini masuk wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah/Tapteng), Sumatera Utara (Sumut), pada 19 Februari 1899. Sebagai salah seorang dokter, ia turut berjasa mengantar Indonesia meraih kedaulatan. FL Tobing adalah pelajar sekolah dokter STOVlA dan lulus 1924. Setelah itu, ia bekerja sebagai dokter di CBZ (kini Rumah Sakit Umum Cipto Mangunkusumo/RSCM) spesialis penyakit menular. Kemudian ia berpindah tugas ke Tenggarong (Kalimantan Timur), lalu pindah lagi ke Surabaya, sampai kemudian di tanah kelahirannya Sibolga.

Karena profesinya, saat masa pendudukan Jepang, ia diminta menjadi dokter pengawas kesehatan Romusha (Pekerja Paksa). Kala itu, ia tidak tega melihat sengsaranya nasib para Romusha yang dipaksa membuat benteng di Teluk Sibolga. Karena iba, ia pun melancarkan protes keras kepada pemerintah Jepang. Akibatnya, ia dicurigai dan masuk dalam daftar orang terpelajar Tapanuli yang akan dibunuh oleh Jepang. Namun karena berhasil menyelamatkan nyawa seorang Tentara Jepang, namanya pun dicoret dari daftar hitam.

Pada Oktober 1945, ia diangkat menjadi Residen Tapanuli. Kemudian saat Agresi Militer II Belanda, ia diangkat menjadi Gubernur Militer Tapanuli dan Sumatera Timur Selatan. Saat itu lah, ia sebagai seorang yang berprofesi dokter diharuskan memimpin perjuangan gerilya di hutan-hutan.

Paska resmi pengakuan kedaulatan, ia ditawari untuk menjadi Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), namun ia menolak. Akan tetapi, ia tidak bisa menolak jabatan lain. Tercatat ia pernah menjadi Menteri Penerangan (Menpen), Menteri Urusan Hubungan Antar Daerah, dan Menteri Negara Urusan Transmigrasi.

FL Tobing meninggal dunia di Jakarta dalam usia 63 tahun dan jenazahnya dimakamkan di Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).  Sebulan setelahnya, pemerintah mengangkatnya sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional dengan dasar penetapan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 361 Tahun 1962 tertanggal 17 November 1962.

Danrem 023/KS, Kolonel (Inf) Febriel Buyung Sikumbang bersama Perwira Korem 023/KS saat memberikan bingkisan Hari Pahlawan kepada anak-anak panti asuhan Darur Rahman di Sibolga, Selasa (10/11). (SeputarTapanuli/Dok Penrem 023/KS).

Sekaitan dengan kunjungannya ke rumah Pahlawan itu, Danrem berkenan bertemu dengan keluarga dari Pahlawan Nasional tersebut. Sekaligus disana, Danrem memberikan bingkisan yang diterima langsung cucu dari Pahlawan Nasional itu, Hendrik Rudolf Lumban Tobing dan lainnya.

Pada kesempatan itu, Danrem mengatakan, semua pihak termasuk dirinya sebagai salah satu generasi penerus bangsa, harus lah menghormati para Pahlawan yang telah gugur. Begitu juga semua pihak dan termasuk dirinya harus menghargai para keluarga Pahlawan/Pejuang untuk tujuan memupuk kembali kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menurutnya, para Pahlawan telah mati-matian hingga bertaruh nyawa saat berjuang demi kemerdekaan Republik Indonesia (RI). Sehingga semua pihak termasuk dirinya sebagai generasi penerus bangsa harus menjaga keutuhan NKRI, serta menjaga stabilitas keamanan dalam negeri.

“Jasa besar para Pahlawan/Pejuang tidak bisa diukur dengan materi atau apapun. Sehingga perlu dihargai dan dijunjung tinggi. Maka itu disini, kami sangat berterima kasih kepada para Pahlawan atas perjuangan dalam merebut kemerdekaan RI,” tutur Danrem.

Terkait bingkisan yang diberikan kepada keluarga Pahlawan/Pejuang, Danrem mengatakan, bahwa hal itu tak lain merupakan wujud kepedulian TNI, khususnya Korem 023/KS terhadap jasa para Pahlawan/Pejuang.

“Jadi, itu sebagai wujud kepedulian kita sebagai generasi penerus,” pungkas Danrem.

Cucu Pahlawan Nasional FL Tobing itu, Hendrik Rudolf Lumban Tobing, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Danrem 023/KS, karena telah berkunjung dan memberikan perhatian kepada keluarga Pahlawan Nasional FL Tobing. Dia pun berharap bantuan/bingkisan yang diberikan Danrem dapat bermanfaat bagi mereka dan keluarga.

“Terima kasih Pak Danrem atas kunjungannya ke rumah ini,” tutur Rudolf.

Selain mengunjungi kediaman Pahlawan Nasional FL Tobing, Danrem juga berkenan mengunjungi anak-anak yatim piatu yang berada di yayasan Panti Asuhan Darur Rahman, Sibolga. Di tempat ini juga, Danrem memberikan bingkisan Hari Pahlawan kepada para anak penghuni panti asuhan itu.

Sementara dalam kunjungan itu, Danrem didampingi Kepala Seksi Teritorial Korem (Kasiter Rem) 023/KS, Letkol (Inf) Edi Herianto, Kepala Seksi Perencanaan Korem (Kasiren Rem) 023/KS, Letkol (Arm) Masturi, Kepala Seksi Intelijen Korem (Kasi Intel Rem) 023/KS, Letkol (Arh) Utama Rusdyaman dan Kepala Staf Komando Distrik Militer (Kasdim) 0211/Tapanuli Tengah (TT), Mayor (Inf) H Sitorus. (Jhonny Simatupang/ril).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *