Tapanuli Tengah, SeputarTapanuli.com – Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Bakhtiar Ahmad Sibarani, menerbitkan 14 intruksi Bupati untuk menangkal masuknya Novel Corona Virus (NCoV) atau Covid-19 di daerah itu. Intruksi itu diterbitkan Selasa (17/3/2020) hasil rapat bersama dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat.

Intruksi Bupati itu sendiri terbit berdasarkan surat Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 7 Tahun 2020 tentang gugus tugas percepatan penanganan COVID -19 serta Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 20 tahun 2020, tentang percepatan penanganan Covid-19 dilingkungan Pemerintah Daerah (Pemda).

“Kita tidak boleh lalai untuk melakukan upaya pencegahan penyebaran COVID-19 ini. Khususnya di Tapteng, perlu ada langkah-langkah konkrit yang harus dilaksanakan sebagai bentuk antisipasi agar Covid-19 ini tidak menjangkiti wilayah Tapteng,” kata Bupati Bakhtiar dalam sambutannya ketika rapat dengan Forkopimda sebelum penerbitan ke-14 intruksi tersebut.

Ke-14 intruksi Bupati Tapteng tersebut, sebagai berikut :

1. Meliburkan sekolah- sekolah selama 14 hari mulai dari tingkat PAUD, TK, SD, dan SMP dari 18-31 Maret 2020.

​2. Mengimbau Perguruan Tinggi (PT) untuk meliburkan mahasiswanya.

​3. Tidak mengijinkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak untuk melakukan kegiatan keluar kota atau perjalanan dinas tanpa seizin Bupati.

​4. Seluruh warung internet (warnet) supaya di Tapteng tutup selama 14 hari dari 18-31 Maret 2020.

​5. Seluruh tempat-tempat wisata supaya ditutup selama 14 hari mulai 18-31 Maret 2020.

​6. PNS tetap melaksanakan tugas sebagaimana biasa.

7. ​Kepala Sekolah (Kasek) harus mengingatkan orang tua murid agar memperketat pengawasan kepada anaknya selama 14 hari mulai 18-31 Maret 2020.

​8. Memastikan bahan makanan tidak langka dipasaran.

​9. Sterilisasi pintu bandara.

​10. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tidak menerima tamu selama 14 hari mulai 18-31 Maret 2020.

​11. Untuk SMA kelas 3 yang melaksanakan Ujian Nasional tetap sekolah sampai tanggal 30 Maret 2020. Sementara untuk kelas 1 dan 2 libur selama 14 hari mulai 18-3 April 2020.

12. ​Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) memastikan alat-alat pelindung diri untuk penanganan virus Corona.

​13. Rumah -rumah ibadah Mesjid dan Gereja disemprot disinfektan oleh Dinas Kesehatan.

​14. Memastikan semua mobil pengangkutan luar kota dan dalam kota disemprot disinfektan secara mandiri. (Jhonny Simatupang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *