Sibolga, SeputarTapanuli.com – Pasangan Jamaluddin Pohan-Pantas Maruba Lumban Tobing (JP) dipastikan melenggang mulus menuju Singasana Nauli 1 dan 2 Sibolga (Wali Kota dan Wakil Wali Kota) setelah dua rival mereka di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dikabarkan tidak melayangkan gugatan hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sibolga 9 Desember 2020 ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sibolga sebelumnya memberikan batas waktu 3×24 jam kepada setiap pasangan calon (Paslon) peserta Pilkada Sibolga 2020, terutama Paslon yang kalah untuk membuat laporan pengaduan ke MK bilamana merasa keberatan dengan hasil Pilkada Sibolga 2020. Namun hingga batas waktu itu, tidak ada satu pun dari Paslon peserta Pilkada Sibolga 2020 yang kalah membuat laporan pengaduan ke MK.

Jamaluddin Pohan-Pantas  Maruba Lumban Tobing pun mengucapkan terima kasih dan penghormatan yang tinggi kepada kedua rival mereka, Bahdinnur Tanjung-Edi Polo Sitanggang (ABADI) dan Ahmad Sulhan Sitompul-Edward Siahaan (ASSED) karena menunjukkan kematangan dan kedewasaan berpolitik. Ucapan terima kasih itu mereka sampaikan karena mengetahui bahwa kedua rival mereka tersebut tidak membuat laporan pengaduan terkait Pilkada Sibolga 2020 ke MK.

“Kami sampaikan terima kasih kepada Paslon ABADI dan ASSED. Kami telah menjalin komunikasi dengan kedua Paslon ini bahwasanya mereka dengan lapang dada menerima hasil Pilkada dan akan bersama-sama bersatu membangun Kota Sibolga,” kata Jamaluddin Pohan selaku Calon Wali Kota Sibolga, dalam keterangan persnya bersama pasangannya Pantas Maruba Lumban Tobing selaku Calon Wakil Wali Kota Sibolga, serta Ketua Dewan Penasehat Tim Kampanye dan Pemenangan Pasangan JP, Baktiar Ahmad Sibarani, Ketua Tim Kampanye Pasangan JP, Syamsuddin Waruwu alias Ucok Cardon, dan tim serta lainnnya di Center Pemenangan Pasangan JP di Jalan Suprapto Sibolga, Sabtu (19/12) malam.

Jamal , demikian nama akrabnya dipanggil ini pun juga lantas mengucapkan terima kasih mereka kepada seluruh masyarakat Kota Sibolga, terkhusus kepada pemilih JP. Karena KPU Sibolga telah menetapkan Pasangan JP sebagai pemenang Pilkada Sibolga 2020 dengan perolehan suara sebesar 54 persen, jauh mengungguli Paslon ABADI dan ASSED.

“Terkhusus kami ucapkan terima kasih kepada seluruh tim relawan JP mulai dari tingkat Kota, Kecamatan, Kelurahan, Lingkungan hingga tim Sosial Media (Sosmed) JP, karena telah berusaha dan bekerja keras lebih kurang selama 3 bulan, baik siang maupun malam untuk memenangkan JP,” ucap Jamal.

Selain itu, Jamal juga mengucapkan terima kasih mereka kepada seluruh partai politik (Parpol) pengusung Pasangan JP, mulai dari Gerindra, Demokrat, Perindo, PKS dan NasDem. Terkhusus disampaikan kepada Ketua Umum (Ketum) NasDem Surya Paloh dan Ketua DPW NasDem Sumatera Utara (Sumut), Iskandar, karena telah menetapkan JP sebagai Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sibolga tanpa mahar di Pilkada Sibolga 2020.

“Terima kasih kami secara khusus juga kami sampaikan kepada Ketua Dewan Penasehat Tim Kampanye dan Tim Pemenangan Pasangan JP, Bapak Bakhtiar Ahmad Sibarani, selaku Ketua DPD NasDem Tapanuli Tengah (Tapteng), yang totalitas mendukung Pasangan JP di Pilkada Sibolga,” tukas Jamal.

Atas telah  berakhirnya dan ditetapkannya pemenang Pilkada Sibolga, eks Wakil Bupati dan Ketua DPRD Tapanuli Tengah (Tapteng) ini mengajak seluruh masyarakat Sibolga untuk bergandeng tangan kembali dan bersama-sama bekerja membangun Sibolga lebih baik kedepan.

“Jadi, kita sekarang menunggu pelantikan kalau tidak ada gugatan Paslon lain,” pungkasnya.

Hal yang sama disampaikan Ketua Dewan Penasehat Tim Kampanye dan Tim Pemenangan Pasangan JP, Bakhtiar Ahmad Sibarani. Bakhtiar juga menyampaikan rasa bangganya, karena sampai batas waktu 3×24 jam, tidak ada Paslon lain yang menggunakan hak politiknya mengadu ke MK.

“Karena memang, niat kita sama, yakni sama-sama ingin membangun Kota Sibolga. Menang dan kalah, itu hal biasa karena memang tujuan akhir dari Pilkada adalah menang dan kalah. Jadi, kami bangga dengan Bapak Bahdinnur Tanjung dan Bapak Edi Polo Sitanggang serta Bapak Ahmad Sulhan dan Bapak Edward Siahaan. Mari kita sama-sama membangun dengan menuangkan ide, bertukar pikiran dalam rangka percepatan pembangunan Kota Sibolga,” tuturnya.

Dia juga menyampaikan terima kasihnya kepada seluruh masyarakat Kota Sibolga, terutama kepada penyelenggara Pilkada, seperti KPU dan Bawaslu serta kepada pihak TNI/Polri yang menjaga keamanan sehingga Pilkada Sibolga berjalan aman, lancar, tertib dan tidak ada satu gelas pun yang pecah. Terkhusus disampaikan kepada Parpol pengusung Pasangan JP, mulai dari tingkat Nasional, Propinsi dan Sibolga yang sama sama mengantarkan dan memenangkan JP pada Pilkada Sibolga 2020 serta kepada Ketum NasDem Surya Paloh dan Ketua DPW NasDem Sumatera Utara (Sumut), Iskandar yang telah menetapkan Paslon Jamal-Pantas di Pilkada Sibolga 2020.

“Pada kesempatan ini, perkenankan saya juga menyampaikan permohonan maaf saya kepada semua masyarakat dan ampun saya kepada Allah SWT, bilamana dalam tata bahasa saya sebelum Pilkada 9 Desember 2020, membuat situasi politik panas dengan manuver politik saya ke kubu lawan. Kepada Allah kami mohon ampun dan kepada masyarakat kami mohon maaf,” tuturnya.

Bakhtiar yang juga Ketua Nasdem Tapteng ini turut menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada seluruh tim pendukung dan relawan JP. Menurutnya, tanpa persatuan dan kesatuan dari seluruh tim pendukung dan relawan JP, pasangan JP tidak mungkin bisa memenangkan Pilkada Sibolga 2020.

“Bagi yang tidak mendukung, ini adalah konstitusi. Beda dukungan itu adalah biasa. Kami harap, mari bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan Kota Sibolga. Sudahi pertikaian politik jauh lebih penting bagi kami. Kami akan rangkul masyarakat dan tidak akan lupa tapi akan ingat jasa masyarakat,” tukasnya.

Dia pun tidak lupa memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Kota Sibolga, baik yang ada di Tapteng ataupun diperantauan agar Sibolga dan Tapteng bisa dibangun selaras. Setelah pelantikan Jamal-Pantas katanya, mereka akan berduskisi dan bicara sinergitas pembangunan Kota Sibolga dan Tapteng. Sebab menurutnya, tanpa Sibolga, Tapteng akan terganggu dan begitu juga sebaliknya tanpa Tapteng, Sibolga akan terganggu.

“Sinergitas pembangunan Sibolga dan Tapteng ini akan kita lakukan secara terukur,” pungkasnya.

Ketua KPU Sibolga, Khalid Walid, yang dihubungi terpisah membenarkan, bahwa sejak  rekapitulasi hasil perhitungan suara selesai dilaksanakan oleh KPU Sibolga pada Kamis 17 Desember 2020 lalu, pihak KPU Sibolga belum ada mendapatkan informasi perihal gugatan Pilkada Sibolga 2020 dari Paslon peserta Pilkada Sibolga 2020 yang kalah. Namun demikian kata Khalid, pihak KPU Sibolga sampai sekarang masih menunggu pengumuman registrasi perkara permohonan hasil pemilihan secara resmi dari MK yang hasilnya nantinya akan disampaikan ke KPU Sibolga lewat KPU RI.

“Jadi, kita masih menunggu hasilnya, karena batas akhir penyampaian gugatan Pilkada ke MK baru berakhir pada Minggu 20 Desember 2020 sekira pukul 11.36 WIB setelah rekapitulasi hasil perhitungan suara Pilkada 9 Desember Sibolga 2020 ditetapkan pada Kamis 17 Desember 2020 lalu sekira pukul 11.36 WIB. Jadi semenjak ditetapkan hasil rekapitulasi perhitungan suara, Paslon diberikan waktu 3×24 jam untuk melayangkan gugatan ke MK. Jadi baru akan berakhir pada Minggu 20 Desember 2020 sekira pukul 11.36 WIB,” kata Khalid. (Jhonny Simatupang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *