Sibolga, SeputarTapanuli.com – Seorang pria berinisial DCS alias C, 30, diamankan Polisi Senin (16/11) sekira pukul 20.30 WIB saat dia sedang jongkok di depan rumah seorang warga di Jalan Sisingamangaraja, Gang Sihopohopo, Kecamatan Sibolga Selatan, Kota Sibolga.

Kapolres Sibolga, AKBP Triyadi melalui Kasubbag Humas, Iptu R Sormin mengatakan, DCS, Warga Jalan Sisingamangaraja, Gang Sihopohopo tersebut ditangkap karena dia terindikasi Narkoba. Posisinya saat itu sedang jongkok menunggu pembeli sabu-sabu.

“Barang haram sabu-sabu yang akan dijualnya saat itu diletakkannya dipinggir jalan tidak jauh dari tempatnya jongkok,” ungkap Sormin, Minggu (22/11) malam.

Menurut Sormin, penangkapan DCS seorang nelayan dan sudah berkeluarga dengan 3 orang anak ini bermula dari informasi masyarakat kepada Satuan Narkoba Kepolisian Resort (Polres) Sibolga pada Senin hari itu juga sekira pukul 20.00 WIB. Dalam informasi itu, masyarakat menyebutkan bahwa akan ada masyarakat yang akan melakukan transaksi Narkoba di lokasi Gang Sihopohopo.

Kepala Satuan (Kasat) Narkoba, AKP Sugiono, lalu memerintahkan KBO Narkoba, Ipda E Marbun, untuk melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sekira setengah jam kemudian, petugas berhasil mengamankan DCS.

“Setelah dilakukan penggeledahan, ditemukan 1 bungkus rokok berisi 1 bungkus sabu-sabu terbungkus plastik bening seberat 0,26 gram. Selanjutnya DCS diboyong ke Polres Sibolga,” tutur Sormin.

Kepada Polisi ucap Sormin, DCS mengakui perbuatannya dan juga mengakui bahwa barang haram sabu-sabu tersebut adalah miliknya. DCS juga mengaku membelinya dari seseorang sebanyak 2 gram/jie dengan harga Rp1,5 juta. Lalu membaginya menjadi 15 bungkus dan menjualnya dikisaran harga Rp100 ribu- Rp250 ribu.

“DCS mengenal penjual sabu-sabu karena mereka pernah sama-sama nelayan selama 3 bulan.  Selain itu, DCS juga pernah membeli dari orang lain dan selain mengkonsumsinya sendiri, juga menjualkannya kepada orang lain,” tukas Sormin.

DCS harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ia kini masih ditahan di Ruang Tahanan Polisi (RTP) Polres Sibolga karena diduga telah melakukan tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum menjual, membeli, menerima, atau menjadi perantara dalam jual beli Narkotika golongan I atau memiliki, menyimpan, menguasai dan menyediakan Narkotika golongan I jenis bukan tanaman (sabu) sebagaimana dimaksud dalam pasal 114 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (1) Undang-Undang (UU) RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Ancaman hukumannya di atas 5 tahun,” pungkas Sormin.(jhonny Simatupang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *