Sibolga, SeputarTapanuli.com – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sibolga, Sumatera Utara, Hendri Nainggolan, angkat suara mengenai bantuan sosial (Bansos) Pemerintah Kota (Pemkot) Sibolga, Sumatera Utara (Sumut), kepada masyarakat terdampak Pandemi Covid-19 di kota itu.
Menurutnya, bansos yang disalurkan Pemkot Sibolga lewat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Sibolga berkualitas serta berkuantitas dan bukan kaleng-kaleng. Seperti beras diatas premium atau kualitas super dengan jumlah sebanyak 25 Kilogram (Kg) per Kepala Keluarga (KK).
“Juga dikerjakan dengan perencanaan dan pelaksanaan yang matang. Semua terorganisir baik dan rapi, tidak gujuk-gujuk dan terburu-buru,” ungkap Hendri, paska melakukan pengecekan gudang penyimpanan bansos Pemkot Sibolga di Gedung Nasional Sibolga, Rabu (13/5), bersama Wali Kota Sibolga, Syarfi Hutauruk, dan Wakil Wali Kota Sibolga, Edi Polo Sitanggang, serta Sekretaris Daerah Kota (Sekdakot) Sibolga, M Yusuf Batubara.
Dia juga memuji Wali Kota Sibolga, Syarfi Hutauruk, karena selalu melibatkan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam membicarakan perencanaan, hingga teknis pendistribusian bansos.
“Termasuk langkah Wali Kota Sibolga yang selalu membuka kesempatan kepada masyarakat yang belum mendapatkan bantuan dan layak, tapi bukan penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk mendaftar,” imbuhnya.
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Sibolga, diketahui mulai menyalurkan bantuan sosial dalam bentuk sembako kepada masyarakat Kota Sibolga yang terdampak ekonominya akibat Pandemi Covid-19. Bantuan tersebut berupa beras kualitas super setara Kuku Balam sebanyak 25 kg, mie instan merk Supermie 1 karton, telur 1 papan, gula 1 kg, minyak goreng 1 liter dan susu kental manis 1 kaleng.
Menurut Wali Kota Sibolga, Syarfi Hutauruk, pendistribusian sembako di Kota Sibolga dibagi kedalam tiga tahap, tahap I Mei, tahap II Juni dan tahap III Juli, kepada 10.000 KK atau sekitar 40.000 jiwa (Asumsi 4 orang per KK). (Jhonny Simatupang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *