Tapanuli Utara, SeputarTapanuli.com – Hulman Sihite, warga Desa Sirajaoloan, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara (Sumut), tidak kuasa membendung air matanya ketika menerima kunci rumahnya hasil rehabilitasi TNI dari Komandan Resort Militer (Danrem) 023/Kawal Samudera (KS), Kolonel (Inf) Febriel Buyung Sikumbang, Kamis (13/8).

Dengan terisak, Hulman, pria ujur yang sudah berusia 84 tahun ini mengucapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada kepada Tuhan dan kepada Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andhika Perkasa melalui Danrem 023/KS, Kolonel Febril dan Komandan Distrik Militer (Dandim) 0210/Tapanuli Utara (TU), Letkol (Inf) Roni Agus Widodo, karena telah menolong dan membantu keluarganya dari kesulitan kehidupan yang mereka alami selama ini melalui perbaikan rumah tempat tinggal mereka.

“Saya bersama keluarga sudah bertahun-tahun menempati sebuah gubuk yang atapnya bocor sebelum mendapatkan perbaikan tersebut. Terima kasih untuk semua TNI AD, khususnya Korem 023/KS dan Kodim 0210/TU yang sudah membangun rumah saya ini,” ucap Hulman.

Bupati Taput, Nikson Nababan, juga mengucapkan terima ksih kepada KASAD, Jenderal TNI Andhika Perkasa, Danrem 023/KS, Kolonel (Inf) Febril Buyung Sikumbang dan Dandim 0210/TU, Letkol (Inf) Roni Agus Widodo, atas pelaksanaan RTLH.

“Apa yang dilakukan TNI AD adalah suatu bukti kedekatan TNI dengan Rakyat, karena TNI lahir dari Rakyat dan kembali untuk Rakyat,” ucapnya.

Danrem 023/KS, Kolonel (inf) Febriel Buyung Sikumbang sebelumnya menyampaikan, bahwa kegiatan pembangunan (Program) RTLH merupakan gagasan KASAD, Jenderal TNI Andhika Perkasa, dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-75 dan dilaksanakan serentak di seluruh Korem di Indonesia.

“Semua ini bentuk kepedulian TNI AD, khususnya Korem 023/KS, terhadap masyarakat kurang mampu yang ada di wilayah Kodim 0210/TU,” ujar Febriel.

Menurut Febriel, dengan adanya program RTLH, TNI pun mendapatkan respon positif dari Pemerintah Daerah (Pemda) dan masyarakat. Bahkan dalam bekerja menyelesaikannya, TNI tidak sendiri, tapi turut dibantu oleh Pemda dan masyarakat.

“Namun demikian, tujuan kita adalah ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa TNI dan pemerintah ada bersama sama dengan Rakyat, dan Rakyat dapat merasakan arti dari sebuah kemerdekaan,” pungkasnya. (Jhonny Simatupang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *