Sibolga, SeputarTapanuli.com – Personil Satuan Narkoba Kepolisian Resort (Polres), Sumatera Utara (Sumut), mengamankan seorang pria kaki tangan penjual sabu-sabu dari simpang tugu ikan Sibulan, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Rabu (8/7) sekira pukul 21.30 WIB.

Pria yang diketahui berinisial BK alias BKH alias B alias C, 33, tinggal di Perumahan Tolang Elok, Kelurahan Aek Tolang dan Kelurahan Sibuluan Nalambok, Lingkungan III, Sibuni-buni, Tapteng ini, diamankan setelah personil Sat Narkoba Polres Sibolga menyaru (menyamar) sebagai pembeli.

Kapolres Sibolga, AKBP Triyadi, dalam keterangannya melalui Kasubbag Humas, Iptu R Sormin, menerangkan penangkapan BK, berawal pada Rabu malam itu ketika dia (BK) sedang berada dirumah temannya di Kelurahan Sibuluan Indah, Tapteng. HP miliknya saat itu berbunyi dan ketika diangkat isinya seseorang sedang memesan sabu-sabu sebanyak 1/2 jie/gram.

“BK sama sekali tidak mengenal orang yang memesan tersebut dan kemudian memberikan HP nya kepada temannya dan oleh temannya mengaku mengenal orang yang menghubungi tersebut,” terang Sormin.

Kemudian lanjut Sormin, BK yang sudah pernah dihukum 4 tahun 10 bulan dalam kasus Narkoba di Lapas di Denpasar, Bali dan mendapatkan bebas bersyarat pada 2018 lalu tersebut menghubungi si penjual sabu-sabu. Lalu dia datang dan memesan sabu-sabu sesuai pesanan orang yang menghubunginya sebanyak 1/2 jie/gram seharga Rp600 ribu.

BK lalu menghubungi temannya agar mengantarkan uang pembayaran sabu-sabu sebesar Rp600 ribu tersebut. Lalu temannya tersebut datang bonceng tiga bersama dua orang laki-laki yang tidak dikenal oleh BK.

“BK lalu menerima uang dari salah seorang laki-laki yang tidak dikenalnya itu, tapi si penjual sabu-sabu mengatakan supaya ditunggu di tugu ikan saja,” ungkap Sormin.

Teman BK bersama ke dua orang laki-lakk tersebut lalu berangkat ke tugu ikan dan kemudian BK datang. Tapi BK tidak lagi melihat temannya tersebut di tugu ikan, hanya ke dua orang laki-laki yang dibonceng oleh temannya tersebut.

“Saat sabu-sabu diserahkan, ke dua orang laki-laki itu lalu mengamankan BK dan membawanya ke Polres Sibolga. BK baru menyadari bahwa yang akan membeli sabu-sabu adalah petugas yang menyamar sebagai pembeli sabu-sabu,” ujar Sormin.

Sementara pengamanan BK sendiri beber Sormin, berawal dari informasi masyarakat kepada Sat Narkoba Polres Sibolga pada Rabu malam itu juga sekira pukul 20.00 WIB, bahwa ada warga yang memiliki Narkoba di tugu ikan Sibuluan, Tapteng.

Kasat Narkoba Polres Sibolga, AKP Sugiono lalu memerintahkan KBO Narkoba untuk melakukan penyelidikan dan pendalaman atas informasi tersebut, sehingga dilakukan undercover buy (menyamar sebagai pembeli).

“BK kini ditahan dirumah tahanan polisi (RTP) Polres Sibolga. Dia diduga telah melakukan tindak pidana Narkotika sebagaimana dimaksud dalam pasal 114 ayat (1) Subs pasal 112 ayat (1) Jo pasal 132 ayat (1) Undang-Undang (UU) RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun,” pungkas Sormin. (Jhonny Simatupang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *