Petugas kepolisian saat mengidentifikasi ciri-ciri korban di ruang instalasi kamar mayat RSU FL Tobing Sibolga, Senin (10/5). (seputartapanuli/dok humas polres sibolga)

Sibolga, seputartapanuli.com – Pihak kepolisian dari Polres Sibolga, Sumatera Utara (Sumut), sudah mengevakuasi jasad seorang perempuan yang ditemukan meninggal mengapung di perairan Teluk Tapian Nauli, Pelabuhan Lama, Sibolga ke Rumah Sakit Umum (RSU) Ferdinand Lumban Tobing (FL Tobing) Sibolga.

Dari hasil visum et repertum (VER) yang dilakukan, tidak ditemukan luka apapun di tubuh korban. Kematian korban diduga murni akibat tenggelam dan dari hidung dan mulut mengeluarkan buih.

Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) melalui unit Inafis yang sebelumnya melakukan identifikasi fisik luar korban menggunakan alat HH Inafis dengan mengambil sidik jari dan photo wajah juga tidak dapat menemukan identitas korban. Korban pun dinyatakan Missis X (Mrs X) karena korban tidak memiliki elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP).

Kasubbag Humas Polres Sibolga, Iptu R Sormin, atas nama Kapolres Sibolga, AKBP Triyadi menerangkan, dari keterangan dua orang saksi mata, Syahreza dan Novandro, yang sedang memancing di lokasi kejadian, sempat melihat korban berdiri di atas dermaga Pelabuhan Lama dan mengucapkan sesuatu. Namun keduanya tidak memperdulikannya karena takut.

“Selanjutnya tidak berselang lama, kedua saksi melihat korban tenggelam lalu memanggil penjaga Pelabuhan Anggar atas nama Wira Andika Syahputra,” tutur Sormin.

Selanjutnya beber Sormin, Wira berupaya menolong korban dan membawa korban ke tepian, dan setelah dicek, korban ternyata sudah dalam keadaan meninggal dunia.

“Setelah mendapatkan Informasi dari masyarakat, selanjutnya Personil Polres Polres Sibolga yang dipimpin langsung oleh Kapolres Sibolga, AKBP Triyadi, tiba di TKP dan melakukan tindakan olah TKP,” imbuh Sormin.

Sekira pukul 11.40 WIB, korban dibawa ke RSU FL Tobing Sibolga guna dilakukan Identifikasi. Sat Intelkam yang melakukan penylidikan dan pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket) guna mencari info akurat terkait keberadaan keluarga korban (Mrs X) dan saksi-saksi lain, belum berhasil.

“Adapun barang bukti yang diamankan sepasang sendal hitam dan satu ikat rambut. Sementara usianya diperkirakan sekitar 15 tahun dengan ciri-ciri memakai baju kaos putih bertuliskan ‘FILLA’dan celana panjang coklat,” pungkas Sormin.

Sebelumnya, warga di kawasan Anggar Pelabuhan Lama Sibolga sempat digegerkan atas sesosok jasad perempuan mengapung dan sudah tidak bernyawa di perairan laut Teluk Tapian Nauli atau tepatnya di kawasan pelabuhan lama Sibolga, Kelurahan Kota Beringin, Kecamatan Sibolga Kota, Senin (10/5) menjelang siang.

Tidak ada identitas diri yang ditemukan dari badan korban dan diperkirakan usianya sekitar 15 tahunan dengan tinggi sekitar 160 cm, berpakaian kaos putih bertuliskan ‘FILLA’ berwarna biru dan celana panjang kain coklat. Kulit korban oriental coklat sawo matang bersih dan rambut hitam lurus sepunggung. (Jhonny Simatupang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *