Sibolga, SeputarTapanuli.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sibolga, Sumatera Utara (Sumut) mengaku telah menyinkronisasi (penyesuain) 64 ribuan daftar pemilih di Kota Sibolga. Kegiatan itu dilakukan melalui tahapan pencocokan dan penelitian (Coklit) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020.

“Jumlah ini diperoleh dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu Legeslatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019,” kata Ketua KPU Sibolga, Khalid Walid, dikantornya, Rabu (29/7).

Namun Khalid tidak menutup kemungkinan jumlah pemilih akan bertambah di Pilkada 9 Desember 2020 dibanding DPT sebelumnya. Asumsi penambahan berasal dari kalangan pemilih baru yang berusia 17 Tahun saat tanggal dilakukan pemilihan serta pemilih kategori pemula, yakni personel TNI dan Polri yang telah memasuki masa purna bakti atau pensiun.

“Selama ada bukti perekaman KTP atau surat keterangan yang dikeluarkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), maka seseorang bisa dimasukkan dalam daftar pemilih,” ucapnya.

Khalid mengakui, saat ini KPU masih melaksanakan tahapan Coklit melalui Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) yang dimulai sejak 15 Juli hingga 13 Agustus 2020. Petugas PPDP langsung berkunjung ke rumah warga melakukan pendataan.

“Kita (KPU) bekerja sama dengan Disdukcapil dalam hal pemutakhiran data pemilih ini, untuk mengetahui penduduk yang telah meninggal dunia, pindah atau masuk ke wilayah Sibolga,” pungkas Khalid.

Jumlah DPT Sibolga 2018 tercatat sebanyak 64.957 pemilih, terdiri dari 32.171 laki-laki dan 32.786 perempuan. Dari total DPT tersebut sebanyak 15.462 pemilih di Kecamatan Sibolga Utara, 11.361 pemilih di Kecamatan Sibolga Kota, 15.751 pemilih di Kecamatan Sibolga Sambas, dan 22.383 pemilih di Kecamatan Sibolga Selatan. (Jhonny Simatupang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *