Sibolga, SeputarTapanuli.com – Satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim) Kepolisian Resort (Polres) Sibolga, terpaksa memberikan tindakan tegas dan terukur kepada seorang warga, terduga pelaku pencurian kenderaan bermotor (Curanmor) di Kota Sibolga, Sumatera Utara (Sumut). Kaki kanan terduga pelaku pencurian ini dihadiahi timah panas karena berusaha melawan petugas saat dirinya akan ditangkap.

Kapolres Sibolga, AKBP Triyadi, dalam keterangan tertulisnya, Senin (15/6), yang disampaikan Kasubbag Humas, Iptu R Sormin, menerangkan peristiwa itu bermula dari laporan seorang Ibu Rumah Tangga (IRT), ErpinaTanjung,36, warga Jalan Cendrawasih, Gang Setangkai, Kelurahan Pancuran Bambu, Kecamatan Sibolga Sambas (sesuai KTP) yang tinggal di Jalan Rasak No 53B, Kelurahan Pancuran Dewa, ke Polsek Sibolga Sambas, Jumat (5/6) lalu sekira pukul 12.00 WIB.

Dalam laporannya Erpina mengaku bahwa dia telah kehilangan satu unit sepeda motor (Septor) Beat putih BB 4689 NM, dengan nomor rangka (Norang) MH1JFD235EK137698 dan nomor mesin (Nosin) JFD2E3121406 dari parkiran rumahnya. Erpina sebelumnya menduga septornya tersebut dibawa oleh adik kandungnya, namun oleh orang tua mereka membantahnya.

“Kapolsek Sibolga Sambas, Iptu Royamber Panjaitan, dan Kasat Reskrim, AKP D Harahap, lalu memerintahkan unit Opsnal untuk melakukan penyelidikan dan pendalaman dan berhasil mengetahui keberadaan pelaku disebuah tempat bilyar di daerah Sihopo-hopo, Kelurahan Aek Manis, Sibolga, Sabtu (13/6) sekitar pukul 11.00 WIB,” kata Sormin.

Saat hendak diamankan sebut Sormin, terduga pelaku yang diketahui berinisial RZ,31, warga Jalan Dusei Merbau, Kecamatan Kampar Kiri Tengah, Kabupaten Kampar, Riau, dan tinggal di Jalan Mahoni, Kelurahan Pancuran Dewa Sibolga, Kecamatan Sibolga Sambas, Kota Sibolga ini melakukan perlawanan. Sehingga petugas terpaksa memberikan tindakan tegas dan terukur. Namun sebelumnya petugas telah memberikan tindakan peringatan, tapi diindahkan.

“Setelah berhasil diamankan, terduga pelaku RZ ini pun mengakui perbuatannya dan menyimpan septor tersebut didaerah Pondok Batu, Kecamatan Sarudik, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) dirumah temannya. Petugas kemudian mendatangi tempat dimaksud lalu mengambil dan membawa septor tersebut ke Mapolres Sibolga,” imbuh Sormin.

Setelah dilakukan pemeriksaan lanjut Sormin, terduga pelaku RZ ini juga mengakui bahwa septor milik Erpina tersebut diambilnya pada Jum’at (5/6) lalu sekira pukul 05.30 WIB. Saat itu dia (Terduga pelaku RZ ini) sedang berjalan di jalan Rasak dan tak sengaja melihat sebuah septor terparkir didalam sebuah rumah yang pintunya agak terbuka dengan kunci kontak yang masih tergantung di stater septor tersebut.

“Dia (Terduga pelaku RZ ini) pun kemudian masuk kedalam rumah tersebut lalu mengambil dan membawa septor tersebut. Septor tersebut sempat disimpannya selama lima hari disekitar Rusunawa Sibolga sebelum diambilnya kembali dan menyimpannya dirumah temannya didaerah Pondok Batu,” tukas Sormin.

Terduga pelaku RZ ini ungkap Sormin, kini telah ditetapkan sebagai tersangka (TSK) dan sudah ditahan di rumah tahanan polisi (RTP) Polres Sibolga untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Dia diancam pasal 363 ayat (1) ke 3e dari KUHPidana tentang tindak pidana pencurian dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun,” pungkas Sormin. (Jhonny Simatupang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *