Salah satu pusat perbelanjaan modern di Kota Sibolga diminta tutup oleh petugas PPKM karena melewati jam operasional sesuai aturan PPKM Mikro, Rabu (7/7). (seputartapanuli/dok humas polres sibolga)

Sibolga, seputartapanuli.com – TNI/Polri bersama bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Sibolga, Sumatera Utara (Sumut), kembali menggelar Operasi Yustisi pemberlakuan Pengetatan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, Rabu (7/7) malam.

“Dalam kegiatan bersama tiga pilar (TNI/Polri dan Pemerintah) itu, ditemukan masih banyak warga yang belum mengikuti aturan pemerintah dalam hal Protokol Kesehatan (Prokes),” kata Kasubbag Humas Polres Sibolga, Iptu R Sormin, dalam keterangannya atas nama Kapolres Sibolga, AKBP Triyadi, Kamis (8/7).

Operasi Yustisi PPKM Mikro yang dilaksanakan oleh pihak TNI/Polri bersama Pemkot Sibolga tersebut menyasar warga dan usaha seperti cafe dan pusat perbelanjaan (Super market, Alpa Mart, dan Beta Mart) yang melanggar Protokol Kesehatan (Prokes). Hal itu dimaksudkan untuk mencegah perkembangan Covid-19 di Kota Sibolga

“Pada kesempatan itu, petugas gabungan memberikan pencerahan tentang Prokes, untuk tidak berkerumun dan diimbau tetap memakai masker jika keluar rumah, hindari kerumunan jaga jarak, dan rajin mencuci tangan dengan sabun menggunakan air mengalir,” tukas Sormin.

Sebelum kegiatan, para petugas gabungan terlebih dahulu menggelar apel di halaman Polres Sibolga dipimpin Kepala Satuan (Kasat) Sabhara, Iptu Suparjo, didampingi Kepala Satuan (Kasat) Polisi Pamong Praja (Pol PP) Sibolga, Faisal Fahmi Lubis, dan Kasat Pembinaan Masyarakat (Binmas) Polres Sibolga, AKP Daniel.

Dalam kegiatan itu, tercatat sebanyak 31 personil gabungan diterjunkan dalam operasi tersebut, diantaranya 10 orang anggota TNI dari Kodim 0211/TT, 15 orang anggota Polri dari Polres Sibolga, dan 11 orang anggota Sat Pol PP Sibolga. (Jhonny Simatupang/ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *