Gubsu Edy Rahmyadi meninjau lokasi tanah longsor di sekitar lokasi PLTA Batang Toru, Tapsel, didampingi Pangdam, Mayjend TNI Hassanudin, Kapoldasu, Irjend Pol RZ Panca Putra, Kabinda Sumut, Brigjend TNI Asep Jauhari, dan Danrem 023/KS, Kolonel (Inf) Febriel Buyung Sikumbang, Minggu (2/5). (seputartapanuli/dok penrem 023/ks)

Tapanuli Selatan, seputartapanuli.com -Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Edy Rahmayadi, meninjau lokasi bencana alam longsor yang terjadi di PLTA Batang Toru, Kecamatan Marancar, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Minggu (2/5).

Dalam peninjauan itu, Gubsu Edy didampingi Panglima Daerah Militer (Pangdam) I/Bukit Barisan (BB), Mayjen TNI Hassanudin, dan Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapoldasu), Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, Kepala BIN Daerah (Kabinda) Sumut, Brigjen TNI Asep Jauhari, dan Komandan Resor Militer (Danrem) 023/Kawal Samudera (KS), Kolonel (Inf) Febriel Buyung Sikumbang.

Pangdam Mayjen Hassanudin mengatakan, kedatangan mereka ke lokasi bencana sebagai wujud perhatian pemerintah kepada masyarakat. Pemerintah harus hadir menunjukkan kepedulian atas apa yang dialami oleh masyarakat.

“Maka itu, TNI, Polri dan Pemerintah serta lainnya saat ini hadir di lokasi ini sebagai wujud kepedulian,” katanya.

Ia lantas mengimbau kepada aparat TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Pemerintah Daerah (Pemda) dan unsur terkait agar dapat mengevakuasi para korban serta mengindari hal-hal yang tidak diinginkan di saat melaksanakan evakuasi.

“Karena mengingat situasi dan kondisi cuaca yang masih memungkinkan hujan lebat kembali turun,” imbuh Jenderal Bintang Dua ini.

Sementara Danrem Kolonel Febriel mengungkapkan, bahwa personil Kodim 0212/Tapsel maupun Polres Tapsel, SAR serta BPBD telah berjibaku dalam membantu dan mengevakuasi korban bencana tanah longsor serta telah menyiapkan personil untuk membantu bilamana terjadi bencana longsor susulan.

“Kami juga menyampaikan rasa prihatin dan berduka cita kepada keluarga korban atas musibah bencana longsor yang dialami warga. Saya berharap warga yang terdampak bencana dapat tabah dan bersabar, karena dibalik kesulitan pasti akan ada kemudahan jalan yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa (TYME),” ucap Febriel.

Turut hadir dalam kunjungan Gubsu itu, Komandan Distrik Militer (Dandim) 0212/Tapanuli Selatan (TS), Kapolres Tapsel, Bupati Tapsel, Komandan Satuan (Dansat) Brimob dan Kepala BPBD Propinsi.

Sebelumnya, tanah longsor terjadi di kawasan proyek PLTA Batang Toru pada Kamis (29/4) sore lalu. Hal itu mengakibatkan 13 orang dikabarkan tertimbun bersama dua unit rumah dan satu mobil yang sedang melintas.

Proses pencarian para korban terus dilakukan dan hingga Sabtu pukul 12.00 WIB, belum ada perkembangan jumlah korban yang ditemukan. Tercatat baru tiga yang berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia.

Berikut Identitas Korban Meninggal dan Hilang Tertimbun Longsor tersebut :

Korban Meninggal Dunia :

1. Elmawati Waruwu, 31 tahun. (Elmawati merupakan ibu dari Jupiter dan Risda Gulo)

2. Jupiter Gulo, 10 tahun.

3. Risda Gulo, 10 tahun.

Korban Hilang :

4. Anius Waruwu, 60 tahun.

5. Yasmani Halawa, 50 tahun.

6. Novita Gulo, 8 tahun.

7. Sultan Fahri, 6 tahun.

8. Rio, 4 tahun.

9. Nursofiah, 12 tahun.

10. Sadarman Kristian, 14 tahun.

11. Mister Long (WNA China)

12. Dolan Sitompul

13. Doly Sitompul

(Jhonny Simatupang/ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *