Gunung Sitoli, seputartapanuli.com – Pedagang keliling yang biasa memasuki Desa Loloana’a Lolomoyo, Desa Gawu-Gawu Buoso dan Desa Nikootano Dao menyampaikan rasa syukur merema atas pembukaan jalan di tiga desa itu. Mereka kini merasakan jarak tempuh merema antar desa semakin cepat dan singkat.

Hal ini sebagaimana diutarakan oleh tiga orang pedagang keliling di Desa Loloana’a Lolomoyo, Kamis (18/3).

Ketiganya yakni Filifo Zega, warga Desa Loloana’a Lolomoyo, Candra Gulo, warga asal Desa Binaka dan Ucok Zega, juga warga Desa Loloana’a Lolomoyo.

Menurut Filifo Zega, yang kesehariannya berdagang keliling mengumpulkan pinang dan kelala dari rumah ke rumah warga ini, dengan dibukanya jalan di Desa Loloana’a Lolomoyo, jarak tempuhnya untuk berdagang ke Desa Nikootano Dao dan Desa Gawu-Gawu Bouso kini semakin dekat. Ia tidak perlu lagi bersusah payah untuk mencapai kedua desa tetangganya tersebut.

“Terima kasih atas pembukaan jalan ini,” ucap Filifo singkat.

Begitu juga disampaikan Candra Gulo, yang dalam kesehariannya ini mengumpulkan barang-barang elektonik yang tidak lagi digunakan oleh warga, Candra yang tinggal di Desa Binaka juga merasakan jarak tempuhnya antar kampung di wilayah Kecamatan Gunung Sitoli Utara dan Gunung Sitoli Alo’oa kini semakin dekat dengan dibukanya jalan di wilayah itu oleh Satgas TMMD.

“Terima kasih sekali dengan masuknya TMMD di Desa Loloana’a Lolomoyo ini. Jalan tembus ke kampung sebelah sudah semakin dekat,” tutur Candra.

Hal yang sama diucapkan Ucok Zega warga Desa Loloana’a Lolomoyo yang kesehariannya keliling mengumpulkan getah dari warga ini. Ia juga mengatakan dengan dibukanya jalan TMMD ini, perjalanannya kini menjadi semakin dekat.

“Karena jalan yang dibuka oleh Satgas TMMD ini, merupakan jalan potong antar desa dan kecamatan,” tukasnya. (Jhonny Simatupang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *