Tapanuli Selatan, SeputarTapanuli.com – PT Agincourt Resources (PTAR), Pengelola Tambang Emas di Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara (Sumut), memberikan bantuan pembangunan infrastruktur pendidikan kepada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Batangtoru. Bantuan tersebut berupa pembangunan peningkatan akses jalan masuk ke sekolah itu serta pembangunan jalur hijau dan bak sampah serta sarana pembelajaran berupa simulator keselamatan kerja dan maket operasional pertambangan.

Senior Manager Community PTAR, Pramana Triwahjudi mengatakan, pemberian berbagai bantuan ke SMK Negeri 2 tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan untuk meningkatkan mutu pendidikan, terutama di wilayah sekitar operasi Tambang Emas Martabe.

“Total nilai dukungan yang diberikan senilai hampir Rp800 juta,” ungkap Pramana dalam keterangan persnya, Sabtu (28/11).

Pramana mengatakan, PTAR berkomitmen untuk terus berkontribusi terhadap peningkatan akses serta kualitas pendidikan. Bagi PTAR, pendidikan merupakan salah satu sektor dari lima sektor fokus program pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh PTAR, selain kesehatan, pertanian, pemberdayaan ekonomi lokal, dan infrastruktur.

“Terdapat tiga elemen dalam kontribusi peningkatan kualitas pendidikan tersebut, yakni melalui perbaikan kualitas dan aksesibilitas infrastruktur serta fasilitas pendidikan, perbaikan kualitas pelaksanaan dan manajemen pendidikan serta peningkatan partisipasi, prestasi, dan daya saing siswa,” bebernya.

Perwakilan PTAR berfoto bersama Kepala SMK Neegri 2 Batangtoru, Nurlaili, dan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Padangsidimpuan, Pahri Siregar, usai menandatangani berita acara penyerahan bantuan. (SeputarTapanuli/Dok Humas PTAR)

Bantuan yang diberikan PTAR kepada SMK Negeri 2 Batangtoru merupakan bagian dari kerja sama program sekolah binaan PT United Tractors Tbk (Program SOBAT) dan PTAR dengan SMK Negeri 2 Batangtoru, yang ditandatangani pada 21 Februari 2020 lalu. Kerja sama itu berisi tentang pembinaan dan pengembangan SMK berbasis kompetensi yang sesuai dan dibutuhkan oleh industri.

Program pengembangan multi pihak tersebut direncanakan berjalan selama 3 tahun. Tujuannya untuk mendukung pelaksanaan berbagai program di bidang pendidikan secara terpadu, baik dari sisi brainware, software, dan hardware dalam rangka untuk menghasilkan lulusan kejuruan alat berat dengan pengetahuan, keterampilan, dan etos kerja yang berkualitas serta memenuhi standar kompetensi dunia usaha dan dunia industri.

SMK Negeri 2 Batangtoru sendiri adalah sekolah vokasi dengan fokus pendidikan pertambangan pertama di Sumut. Prahmana pun atas nama PTAR mengharapkan SMK Negeri 2 Batangtoru dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan siswa-siswinya sehingga siap bersaing di dunia kerja, terutama di industri pertambangan.

“Artinya juga disini, PTAR sangat mendukung penuh upaya pemerintah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan khususnya vokasi, dalam menghadapi revolusi industri 4.0. Karena memang dibutuhkan tenaga kerja yang siap bersaing di pasar global melalui revitalisasi SMK berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9/2016,” pungkas Pramana.

Senior Manager Corporate Communications PTAR, Katarina Siburian Hardono menambahkan, dukungan pembelajaran juga diberikan melalui maket atau diorama operasional Tambang Emas Martabe, yakni Water Processing Plant (WPP) dan alur pengolahan mineral (Pabrik pengolahan). Hibah maket tersebut merupakan bagian dari program E-Coaching Jam (ECJ) yang rutin diselenggarakan oleh PTAR sebagai bagian dari komitmen perusahaan di bidang pendidikan.

“Maket operasional Tambang Emas Martabe ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memberikan informasi yang komprehensif mengenai operasional pertambangan berkelas dunia oleh PTAR, terutama bagaimana Tambang Emas Martabe mengelola air dan ramah lingkungan, serta proses pengolahan emas dan perak secara efisien dan berkelanjutan,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Sekolah (Kasek) SMKN 2 Batangtoru Nurlaili, mengucapkan terima kasih kepada PTAR atas bantuan itu. Menurutnya, seluruh bantuan itu sangat sesuai dan mendukung program peningkatan kualitas pendidikan vokasi oleh pemerintah.

“Kami dengan senang hati menerima bantuan ini,” ucap Laili.

Laili juga mengucapkan terima kasihnya sebesar-besarnya kepada PTAR, karena selama ini PTAR sudah banyak memberikan bantuan kepada SMK Negeri 2 Batangtoru. Hal itu kata dia dimulai sejak 2013 lalu, PTAR memberikan bantuan berupa alat-alat untuk membantu pendidikan geologi dan pertambangan serta bangunan dan perabotan untuk belajar serta lainnya di SMK Negeri 2 Batangtoru.

“Kami akan manfaatkan semuanya dengan maksimal demi kemajuan SMKN 2 Batangtoru,” tutup Laili. (Jhonny Simatupang/ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *