Tapanuli Tengah, SeputarTapanuli.com – Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-108 Komando Distrik Militer (Kodim) 0211/Tapanuli Tengah (TT) terpaksa harus menyetok material kayu dan papan untuk kelancaran pengerjaan jembatan penghubung antara Desa Sitonong dan Desa Siantar Ca di Kecamatan Sosorgadong, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara (Sumut). Hal itu dilakukan karena mengingat medan menuju jembatan yang cukup sulit.

Material yang distok tersebut berupa sloof (struktur bangunan yang terletak di atas pondasi bangunan) dan balok kayu ukuran besar untuk tiang/penyangga jembatan. Tujuannya untuk mempermudah Satgas dan warga dalam melanjutkan pengerjaan pembangunan jembatan penghubung tersebut.

Komandan Satuan Setingkat Kompi (Dan SS) Kodim 0211/TT sekaligus Komandan Rayon Militer (Danramil) 06/Barus, Kapten (Inf) Syahrial, mengatakan seluruh material yang di stok tersebut dikumpulkan disatu tempat yang paling dekat dengan lokasi pembangunan jembatan. Supaya Satgas dan warga mudah untuk bekerja.

“Untuk progres pembangunan jembatan sendiri terus meningkat dan dijadwalkan rampung sesuai dengan target,” ucap Syahrial dilokasi pembangunan jembatan, Sabtu (18/7).

Menurutnya, progres peningkatan pembangunan jembatan Itu berkat kegigihan dan semangat Satgas dan warga dalam mengerjakannya. Meskipun hujan sering menerpa mereka dalam mengerjakan proyek yang menjadi salah satu bagian dari kegiatan inti dari program TMMD ke-108 Kodim 0211/TT tersebut.

“Namun hal itu bukan menjadi rintangan, malah semakin meningkatkan semangat mereka untuk menyelesaikannya,” tukas Syahrial. (Jhonny Simatupang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *