Sibolga, seputartapanuli.com – Personil Kepolisian Resort (Polres) Sibolga, Sumatera Utara (Sumut), menangkap seorang pria terduga pencuri Handphone (HP/Ponsel) milik seorang mahasiswa, Angel Saputra, 23, pada Jumat (19/2) malam lalu sekira pukul 22.00 WIB.

“Pria tersebut berinisial FBAB alias B, 25, warga Jalan Mawar, Kelurahan Sibolga Ilir, Kecamatan Sibolga Utara, Kota Sibolga. Dia ditangkap di Jalan Mawar saat duduk di atas sebuah becak bermotor (betor),” kata Kasubbag Humas Polres Sibolga, Iptu R Sormin dalam keterangannya atas nama Kapolres, AKBP Triyadi, Rabu (3/3).

Aksi pencurian HP jenis Android MI Note 10 itu dilakukan FBAB, Minggu (7/2) sekira pukul 06.30 WIB di dalam lokasi sebuah warnet di Jalan Mawar, Sibolga. Setelah berhasil mengambil HP milik korban Angel, warga Dusun II, Pasir Baru, Kelurahan Pilubang, Kecamatan Sungai Limo, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) tersebut, seminggu kemudian, FBAB menggadaikannya kepada orang lain sebesar Rp1 juta. Sementara korban dirugikan sekitar Rp6,5 juta.

“Sebelum mengadaikannya, HP korban tersebut disimpan FBAB di celah-celah jalan yang berjarak sekitar 200 meter dari lokasi warnet,” beber Sormin.

FBAB sendiri berhasil mengambil HP tersebut ketika korban Angel lupa mengambil HP miliknya itu saat pergi meninggalkan lokasi warnet. Sebelumnya pada Minggu (7/2) malam sekira pukul 01.00 WIB, korban bermain game di warnet di Jalan Mawar tersebut sambil menchargernya di dekat CPU Komputer.

Sekira pukul 03.00 WIB, korban Angel tertidur di depan layar komputer dan pagi harinya sekira pukul 07.35 WIB, korban Angel dibangunnya temannya untuk pulang. Korban Angel sendiri pada Sabtu (6/2) sekira pukul 23.00 WIB datang berkunjung ke rumah temannya tersebut di Jalan Mawar dan kemudian pergi bermain game di warnet di lokasi itu.

“FBAB juga saat itu bersama seorang temannya bermain di warnet itu dan melihat HP korban tinggal. FBAB lalu diam-diam mengambilnya dan menyembunyikannya,” imbuh Sormin.

Akibat perbuatan itu, FBAB terpaksa berurusan dengan hukum. Ia terancam pasal 362 KUHPidana tentang tindak pidana pencurian.

“Ancaman hukuman paling lama 5 tahun,” pungkas Sormin. (Jhonny Simatupang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *