Kasubbag Humas Polres Sibolga, Iptu R Sormin, memberikan keterangan atas penangkapan dua orang terduga pelaku narkoba. (seputartapanuli/humas polres sibolga).

Sibolga, seputartapanuli.com – Satuan Narkoba Kepolisian Resor (Polres) Sibolga, Sumatera Utara (Sumut) mengamankan 11,62 gram narkoba jenis sabu-sabu siap edar dari tangan dua orang laki-laki pada Kamis (3/6) sore sekitar pukul 15.30 WIB.

Kedua laki-laki tersebut berinisial RA alias R, 30, sopir travel, warga Jalan Rawa 6, Lingkungan VIII, Kelurahan Tangkahan, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan dan MASL alias A,27, buruh, warga Jalan Bangau RT/RW 001/001, Kelurahan Kenangan Baru, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.

Kasubbag Humas, Iptu R Sormin dalam keterangan tertulis atas nama Kapolres, AKBP Triyadi, Kamis (10/6) mengungkapkan, penangkapan kedua terduga pelaku narkoba ini berawal dari informasi masyarakat pada Kamis (3/6) sore sekitar pukul 15.00 WIB.

Kepala Satuan (Kasat) Narkoba Polres Sibolga, AKP Sugiono, langsung memerintahkan Unit Opsnal (Buru sergap/Buser) untuk melakukan penyelidikan dan pendalaman.

“Sekitar pukul 15.30 WIB, petugas berhasil menangkap kedua terduga pelaku bersama barang bukti sembilan bungkus kecil sabu-sabu terbungkus plastik bening di sebuah rumah di Jalan Aso-Aso, Kelurahan Pancuran Pinang, Sibolga,” kata Sormin.

Tidak sampai disitu sambung Sormin, petugas kemudian melakukan pengembangan mencari barang bukti lainnya dengan membawa kedua terduga pelaku ke salah satu hotel di Kota Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).

“Di kamar 239 hotel tersebut, petugas kembali berhasil menemukan satu bungkus kecil sabu-sabu lainnya terbungkus plastik bening. Sehingga petugas berhasil mengamankan 10 bungkus kecil sabu-sabj dengan berat total 11,62 gram,” beber Sormin.

Selain barang bukti (Barbut) sabu-sabu, polisi juga menyita satu unit mobil Toyota Innova silver BK 1556 KA, dan barang bukti lain milik kedua terduga pelaku.

“Kedua terduga pelaku diancam pasal 114 ayat (2) subsider pasal 112 ayat (2) Jo pasal 132 dari Undang-Undang (UU) RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun,” pungkas Sormin. (Jhonny Simatupang/ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *