Kapolres Sibolga, AKBP Triyadi. (seputartapanuli/dok)

Sibolga, seputartapanuli.com – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) lewat Kepolisian Resor (Polres) Sibolga akan menggelar Vaksinasi Massal di Markas Polres Sibolga,Sumatera Utara (Sumut) pada Sabtu (26/6) hari ini.

Kegiatan itu dilaksanakan karena meningkatnya kasus Covid-19 di Indonesia, sehingga membuat pemerintah pusat dan pemerintah daerah terus melakukan berbagai cara untuk menekan penyebaran virus yang disebut berasal dari Wuhan, China ini.

Salah satu cara yang dilakukan oleh pemerintah, yaitu menvaksin masyarakat dengan target sebanyak satu juta vaksin setiap hari untuk seluruh daerah di Indonesia.

“Ayo kita sukseskan program Vaksinasi Nasional dengan melakukan pendaftaran terlebih dahulu ke Kepala Lingkungan (Kepling), Lurah, serta Bhabinkamtibmas masing-masing,” pesan Kapolres Sibolga, AKBP Triyadi, melalui Kasubbag Humas, Iptu R Sormin, Jumat (25/6) sore.

Triyadi membeberkan, sebanyak 2.337 orang masyarakat yang akan divaksin untuk wilayah Sibolga masih belum terpenuhi. Untuk itu, ia mengajak masyarakat Sibolga turut serta mensukseskan program Vaksinasi Nasional dengan melakukan pendaftaran Kepala Lingkungan (Kepling), Lurah, serta Bhabinkamtibmas masing-masing.

“Daftarkan terlebih dahulu identitas diri masing-masing kepada Kepling, Lurah, atau Bhabinkamtibmas, untuk dilakukan vaksinasi Covid-19 agar tidak terjadi penumpukan massa dan menghabiskan waktu pada saat pendaftaran,” ucapnya.

Penyuntikan vaksin akan dibagi ke dalam 6 kelompok. Kelompok I sebanyak 365 orang dimulai sejak pukul 08.00 s/d 09.30 WIB. Kelompok II sebanyak 365 orang mulai pukul 09.30 s/d 11.00 WIB. Kelompok III sebanyak 365 orang mulai pukul 11.00 s/d 12.30 WIB. Kelompok IV sebanyak 365 orang mulai pukul 13.00 s/d 14.30 WIB. Kelompok V sebanyak 365 orang mulai pukul 14.30 s/d 16.00 WIB dan Kelompok VI sebanyak 147 orang mulai pukul 17.30 s/d 18.00 WIB.

“Bagi masyarakat Sibolga yang sudah terdaftar akan divaksin nantinya agar tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes) dengan memakai masker serta menjaga jarak serta menghindari kerumunan. Selanjutnya vaksin kedua dilaksanakan 28 hari kemudian, tepatnya 24 Juli 2021,” pungkas Triyadi. (Jhonny Simatupang/ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *