Polres Sibolga kembali mengamankan empat terduga pelaku pungli/premanisme di Kota Sibolga. (seputartapanuli/dok humas polres sibolga)

Sibolga, seputartapanuli.com – Kepolisian Resor (Polres) Sibolga, Sumatera Utara (Sumut), terus berburu pelaku pungutan liar (pungli) dan premanisme diwilayah hukumnya. Hal itu sebagai tindak lanjut dari instruksi Kapolri dalam rangka pemberantasan pungli/premanisme.

Sebagaimana Senin (14/6) dan Rabu (16/6) kemarin, pihak kepolisian ini kembali mengamankan empat orang terduga pelaku pungli/premanisme di Kota Sibolga.

Keempatnya diamankan karena meminta uang kepada pengemudi sepeda motor (septor) dengan modus mengatur arus lalu lintas (lalin) kendaraan di Jalan Pasar Inpres dan Jalan Diponegoro, Sibolga. Sementara keempatnya tidak memiliki tanda pengenal sebagai petugas parkir.

Keempatnya masing-masing APS, 22, NS, 23, dan IS, 28, warga Jalan MS Sianturi, Kelurahan Aek Habil, Kecamatan Sibolga Selatan, Sibolga. Ketiganya ini diamankan di Pasar Inpres, Sibolga.

Sedangkan satu orang lainnya berinisial HS, 54, warga Dusun II Panakkalan, Kecamatan Tapian Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng). HS diamankan di Jalan Diponegoro, Sibolga.

Kasubbag Humas Polres Sibolga, Iptu R Sormin, atas nama Kapolres Sibolga, AKBP Triyadi mengatakan, keempat terduga pelaku pungli/premanisme ini diamankan oleh Satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Sibolga yang dipimpin oleh Perwira Pengendali (Padal), Ipda Pasma Pasaribu. Keempatnya diamankan karena tidak memiliki tanda pengenal sebagai petugas parkir.

“Mereka saat itu juga langsung diboyong ke markas Polres Sibolga dan mereka telah membuat pernyataan serta dikembalikan kepada keluarganya masing-masing,” tukas Sormin.

Paska terbitnya instruksi Kapolri tentang pemberantasan pelaku pungli/premanisme terhitung mulai Jumat (11/6), Kapolres Sibolga, AKBP Triyadi, langsung menindak lanjutinya di jajaran Polres Sibolga agar tidak ada aksi pungli/premanisme diwilayahnya.

Total pihak kepolisian ini telah berhasil mengamankan delapan orang terduga premanisme/pungli di Kota Sibolga. Empat orang terduga pelaku pungli/premanisme sebelumnya diamankan pada Sabtu (12/6) pekan lalu.

Bahkan agar tidak ada pelaku pungli/premanisme di Sibolga, Kapolres Sibolga, AKBP Triyadi juga, telah menjalin koordinasi dengan pihak pengelola pelabuhan di Sibolga, seperti PT Pelindo, Sibolga. (Jhonny Simatupang/ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *