Tapanuli Tengah, SeputarTapanuli.com – Di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara (Sumut), kini ada tim khusus yang dibentuk untuk melaksanakan tugas kemanusian mencegah penyebaran COVID-19 di wilayah itu. Namanya unik, mengambil nama hantu/setan. Nama hantu/setan nya juga mengambil nama kearifan lokal masyarakat Batak Toba.

Tim khusus itu namanya Tim Begu Ganjang Pemburu COVID-19. Begu Ganjang merupakan bahasa Batak Toba dan dalam bahasa Indonesia disebut hantu/setan panjang.

Hantu/setan panjang ini adalah makhluk mistis yang cukup dikenal di tengah-tengah etnis (Suku) Batak Toba. Sebagian masyarakat Batak Toba percaya dengan keberadaan begu ganjang ini, bahkan kerap dijadikan kambing hitam bilamana terjadi sesuatu/fenomena yang dianggap aneh atau tidak lazim di tengah-tengah masyarakat Batak Toba, seperti bilamana ada warga yang tiba-tiba jatuh sakit atau meninggal secara mencurigakan.

Ihkwal keberadaan begu ganjang ini dikisahkan merupakan sosok makhluk mistis yang tinggi. Semakin dilihat katanya akan semakin tinggi dan dapat mencekik orang yang melihatnya. Namun, banyak juga yang mempercayai begu ganjang ini semacam ilmu santet Batak.

Namun, terlepas dari itu, tim  khusus pemburu COVID-19 dengan nama Tim Begu Ganjang Pemburu COVID-19 itu, hanya lah sebatas nama. Pengambilan nama itu mungkin terkait keberadaan (Eksistensi) penyakit yang berasal dari virus itu (COVID-19) yang dinilai sama seperti hantu/setan, karena tidak dapat diketahui secara langsung atau dilihat secara kasat mata.

Kapolres Tapteng, AKBP Nicolas Dedy Arifianto, bersama PJU Polres Tapteng ketika melepas Tim Begu Ganjang Pemburu COVID-19 Polres Tapteng, Jumat (25/9). (SeputarTapanuli/Dok Humas Polres Tapteng)

Tim Begu Ganjang Pemburu COVID-19 ini merupakan bentukan Polres Tapteng, yang keberadaannya diresmikan dan dilepas langsung oleh Kapolres Tapteng, AKBP Nicolas Dedy Arifianto, untuk melaksanakan tugas kemanusian tersebut di wilayah Polres Tapteng pada Jumat (25/9) sekira pukul 11.20 WIB.

Peresmian dan pelepasannya turut dihadiri para Pejabat Utama (PJU) Polres Tapteng, seperti Waka Polres Tapteng, Rokhmat, Kabag Ops, Kompol Yengki Deswandi, Kabag Sumda, Kompol Syahrul, Kasat Intelkam, AKP T Romi Manik, Kasat Reskrim, AKP Sisworo, Kasat Sabhara, AKP Tohap Sibuea, Kasat Lantas, AKP Nasrul, Kasi Propam Polres Tapteng, Iptu Dela Antomi, dan Brigadir Polres Tapteng.

Dalam melaksanakan tugas kemanusiaannya, Tim Begu Ganjang Pemburu COVID-19 ini dilengkapi 3 unit Patroli Duble Cabin Sat Sabhara, 1 unit Patwal Duble Cabin Sat Lantas, 1 unit Patwal SUV Sat Lantas, 1 unit Water Canon Sat Sabhara, 1 unit Truk Dalmas Sat Sabhara dan 4 unit Trail Sat Sabhara.

Kapolres Tapteng, AKBP Nicolas Dedy Arifianto, dalam keterangannya didampingi Paur Humas, Ipda JS Sinurat, usai memeriksa kesiapan kendaraan operasional, personil dan pelepasan tim dengan mengibarkan bendera start yang menandakan bahwa Tim Pemburu Begu Ganjang COVID-19 akan melaksanakan tugas kemanusian, berharap dengan dibentuknya Tim Begu Ganjang Pemburu COVID-19 ini dapat mencegah penyebaran COVID-19 di wilayah Tapteng.

“Semoga keberadaan Tim Begu Ganjang Pemburu COVID-19 ini dapat mencegah penyebaran COVID-19 di Tapteng ini,” tukas Nicolas singkat. (Jhonny Simatupang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *