Tapanuli Tengah, SeputarTapanuli.com – Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resort (Polres) Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara (Sumut), Minggu (17/1) sekira pukul 22.00 WIB lalu berhasil menggulung dua orang terduga komplotan/sindikat pencurian kenderaan bermotor (Curanmor) di Tapteng. Keduanya diketahui berinisial A alias A, 23, dan JTB alias B, 31, warga Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Pondok Batu, Kecamatan Sarudik, Tapteng.

Kapolres Tapteng, AKBP Nicolas Dedy Arifianto, melalui Kasubbag Humas, AKP Horas Gurning menerangkan, penangkapan kedua terduga pelaku curanmor ini atas laporan korban DES, 25, warga Jalan Gatot Subroto kepada pihak Polres Tapteng. Septor maticnya ber Nomor Polisi (Nopol) BB2564MY serta Nomor Rangka (Norang) MH1JM3129KK327041 dan Nomor Mesin (Nosin) JM31E-2321765 telah hilang dari pekarangan cafe/rumah Kakeknya di Jalan Gatot Subroto, Tapteng. Ia menduga septornya tersebut telah dicuri.

“Korban yang kesehariannya bekerja di salah satu bank di kota Sibolga ini mengetahui septornya tersebut hilang, Senin (18/1) sekira pukul 09.00 WIB. Sebelumnya atau tepatnya Minggu (17/1) malam sekira pukul 22.00 WIB, korban memarkirkannya dipekarangan rumah Kakeknya tersebut,” ungkap Gurning, Kamis (21/1).

Dari hasil penyelidikan Personil Reskrim Polres Tapteng, septor matic DES tersebut benar saja telah dicuri. Terduga pelakunya diketahui seorang laki-laki berinisial A, warga daerah setempat (Kelurahan Pondok Batu) dan juga diketahui tinggal di Jalan Sepadan, Kota Tanjung Balai, Sumut.

Personil Polres Tapteng lalu bergegas menciduk dan menangkap A dari sebuah warung internet (Warnet) di Kota Sibolga dan dari hasil pengembangan diketahui bahwa aksi pencurian itu ternyata tidak hanya dilakukan sendiri oleh A, tapi bersama-sama dengan seorang temannya berinisial JTB. Hasul curian septor kemudian mereka jual kepada seseorang di Desa Hutaraja, Kecamatan Muara Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel).

“Anggota saat itu juga meluncur ke Desa Huta Raja dan menemukan barang bukti septor tersebut teronggok di belakang rumah si pembeli dalam keadaan tertutup terpal dengan bodi septor yang sudah dibuka (Dipreteli). Sementara rumah si pembeli saat itu dalam keadaan kosong,” urai Gurning.

Kedua terduga pelaku Curanmor, A dan JTB, sudah diamankan di Polres Tapteng beserta barang bukti septor hasil curian mereka. Keduanya masih akan menjalani proses penyelidikan dan proses hukum lebih lanjut. (Jhonny Simatupang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *