Tapanuli Tengah, SeputarTapanuli.com – Kepolisian Resort (Polres) Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara (Sumut), siap melaksanakan Maklumat Kapolri, Idham Aziz, tentang kepatuhan terhadap larangan kegiatan, penggunaan simbol dan atribut serta penghentian seluruh kegiatan/aktivitas Front Pembela Islam (FPI).

Kapolres Tapteng, AKBP Nicolas Dedy Arifianto melalui Kasubbag Humas, Iptu Horas Gurning mengatakan, Polres Tapteng siap melaksanakan Maklumat Kapolri untuk memberikan perlindungan dan menjamin keamanan serta keselamatan masyarakat khususnya masyarakat Tapteng paska dikeluarkannya keputusan bersama tentang larangan terhadap seluruh kegiatan FPI tersebut.

“Bapak Kapolres telah menyampaikan Maklumat Kapolri ini ke semua Personil Polres dan Polsek sejajaran Polres Tapteng agar segera melaksanakan apa yang menjadi isi dari Maklumat Kapolri itu,” kata Horas, Jumat (2/1).

Isi Maklumat Kapolri tersebut, yakni :

  1. Masyarakat tidak terlibat baik secara langsung maupun tidak langsung dalam mendukung dan memfasilitasi kegiatan serta menggunakan simbol dan atribut FPI.
  2. Masyarakat segera malaporkan kepada aparat yang berwenang apabila menemukan kegiatan, simbol, dan atribut FPI serta tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum.
  3. Mengedepankan Satpol PP dengan didukung sepenuhnya oleh TNI-Polri untuk melakukan penertiban di lokasi-lokasi yang terpasang spanduk/banner, atribut, pamflet, dan hal lainnya terkait FPI.
  4. Masyarakat tidak mengakses, mengunggah, dan menyebarluaskan konten terkait FPI baik melalui website maupun media sosial.

“Untuk ini, Bapak Kapolres mengimbau kepada masyarakat Tapteng agar segera melaporkan kepada aparat yang berwenang apabila menemukan kegiatan, simbol, dan atribut FPI serta tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum,” tukas Horas.

Sementara itu, agar masyarakat Tapteng secara khusus segera mengetahui Maklumat Kapolri ini, Polres Tapteng dan Polsek sejajaran dalam waktu dekat akan segera melakukan sosialisasi serta penegakan hukum apabila menemukan perbuatan yang bertentangan dengan Maklumat Kapolri tersebut.

“Polres Tapteng dan jajaran wajib melakukan tindakan sesuai dengan ketentuan Undang-Undang (UU),” pungkas Horas. (Jhonny Simatupang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *