Tapanuli Tengah, SeputarTapanuli.com – Dua pelaku pencurian dengan kekerasan, berhasil diamankan pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara (Sumut), Sabtu (15/8) sekira pukul 12.30 WIB.

Keduanya merupakan warga luar daerah, masing-masing berinisial A alias AWH, 38, Petani, warga Desa Aek Borgot, Kecamatan Sosopan, Padang Lawas dan V alias YAS, 35, supir, warga Kelurahan Batunadua, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan.

Korbannya seorang warga Tapteng, Saipul Bahri Tanjung, 23, karyawan honorer, warga Lingkungan II, Kelurahan Budi Luhur, Kecamatan Pandan, Tapteng.

Kapolres Tapteng, Nicolas Dedy Arifianto, melalui Paur Humas, Ipda JS Sinurat, dalam keterangannya Sabtu (15/8) menyebutkan, siang hari itu Sabtu (15/8), korban pergi membeli makan siang dan meninggalkan seorang temannya (saksi), Rian Panggabean, di dalam rumahnya di Jalan Manongan Napitupulu, Gang Cendana (Perum GMS Matauli Pandan), Kelurahan Sibuluan Indah, Kecamatan Pandan.

Tidak berapa lama kemudian, teman korban Rian menghubungi korban, mengatakan bahwa ada dua orang tamunya datang ke rumahnya dan mengaku sebagai adiknya.

“Korban lantas pulang dengan membawa nasi. Lalu mereka, korban bersama temannya Rian serta kedua pelaku makan bersama,” tutur Sinurat dalam keterangannya, Sabtu (16/8).

Namun selesai makan, teman korban Rian pergi ingin menjemput anaknya. Sehingga kesempatan itu dimanfaatkan kedua pelaku untuk menganiaya korban dan melakukan pencurian. Karena tinggal korban bersama dengan kedua pelaku.

“Kejadiannya sekitar 10 menit kemudian. Pelaku AWH seketika memukul kepala korban dengan batu. Korban berhasil kabur setelah dia mendorong pelaku AWH dan mendobrak pintu depan rumahnya yang ditutup YAS, pelaku lainnya,” ungkap Sinurat.

Ketika korban berada di luar rumah, korban lalu menjerit minta tolong hingga warga berbondong-bondong mendatangi rumahnya.

“Warga pun berhasil menangkap kedua pelaku. Namun pelaku AWH sempat mengambil 1 unit Handphone (HP) milik korban,” imbuh Sinurat.

Pihak Polsek Pandan lantas mengamankan Kedua pelaku ke Markas Polsek Pandan guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Kedua pelaku dipersangkakan pasal 365 KUHPidana dengan ancaman 20 tahun,” tukas Sinurat. (Jhonny Simatupang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *