Sibolga, SeputarTapanuli.com – Wali Kota Sibolga Syarfi Hutauruk, didampingi Wakilnya Edi Polo Sitanggang meninjau kesiapan dan keamanan Terminal dan Pelabuhan Sibolga dalam menyambut Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru), Senin (21/12).

Turut serta dalam peninjauan itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sibolga, Hendri Nainggolan, Kapolres Sibolga, AKBP Triyadi dan Kepala Staf Distrik Militer (Kasdim) 0211/Tapanuli Tengah (TT), Mayor (Inf) H Sitorus serta sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Sibolga dan Pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Sibolga.

Kegiatan itu dilaksanakan usai Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Instansi Vertikal di Aula Kantor Wali Kota Sibolga. Pada peninjauan itu, Wali Kota Syarfi Hutauruk dan Wakil Wali Kota Edi Polo Sitanggang berkenan menempelkan stiker angkutan Nataru, stiker Protokol Kesehatan (Prokes) dan stiker laik jalan pada kendaraan angkutan umum yang akan beroperasi.

Kapolres Sibolga, AKBP Triyadi dalam keterangannya menyebutkan, pada Nataru kali ini, pihak Kepolisian Resort (Polres) Sibolga menggelar Operasi Lilin Toba 2021 selama 15 hari, mulai 21 Desember hingga 4 Januari 2021 dengan jumlah personil yang dilibatkan sebanyak 90 orang.

“Kemudian ada 2 pos pelayanan (Posyan) yang dibuat dalam menghadapi Nataru ini, di Terminal dan Pelabuhan Mojopahit Sibolga. Posyan ini merupakan sinergitas dari Pemkot Sibolga dan TNI,” katanya.

Wali Kota Sibolga didampingi Edi Polo Sitanggang, Kapolres Sibolga, AKBP Triyadi dan Muspida Sibolga ketika menggelar rapat koordinasi menjelang Nataru di Aula Kantor Wali Kota Sibolga, Senin (21/12). (SeputarTapanuli/Dok Humas Polres Sibolga)

Sebelumnya dalam rakor Forkopimda Sibolga, Wali Kota Syarfi Hutauruk mengungkapkan perihal ketersediaan stok pangan di Sibolga menjelang Nataru. Menurutnya masih dalam keadaan aman, begitu juga dengan sembilan bahan pokok (Sembako), kecuali telur, cabai merah, dan cabai rawit yang mengalami kenaikan harga.

“Sementara itu, angkutan umum baik darat maupun laut masih mencukupi dan tidak terjadi penumpukan. Begitu juga air bersih dan bahan Pertamina. Arus listrik PLN juga aman karena di topang dari 2 gardu. Termasuk keamanan juga sudah dipersiapkan dengan baik,” ujarnya.

Demikian, Syarfi memerintahkan instansi terkait untuk mengedarkan surat edaran ke rumah-rumah Ibadah agar tetap mematuhi Prokes dan menyarankan agar kegiatan ibadah Natal 2020 diisi maksimal 50 persen. Begitu juga diperintahkan agar surat edaran itu juga disampaikan ke restoran/cafe agar tidak melakukan keramaian.

“Khusus kepada Lurah dan Kepala Lingkungan (Kepling) agar waspada dan selalu mengawasi warga yang pendatang baru yang ingin memperkeruh suasana di Kota Sibolga,” tukasnya.

Hal yang sama disampaikan Kapolres Sibolga AKBP Triyadi. Masyarakat diharapkan jangan berkumpul-kumpul di tempat-tempat keramaian pada saat kegiatan Tahun Baru untuk mengantisipasi penularan COVID-19. Jika tidak kolaborasi antara TNI, Polri dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang melakukan penjagaan di titik-titik keramaian, seperti Lapangan Simare-mare, Pelabuhan Ujung Sibolga, Pos Aek Parombunan akan senantiasa membubarkan masyarakat.

“Pada Perayaan Natal, kami juga berharap agar pelaksanaan ibadah wajib mematuhi Prokes supaya penyebaran COVID-19 dapat dikendalikan. Sementara masalah terorisme agar bersama-sama kita antisipasi,” pesan Triyadi. (Jhonny Simatupang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *