Satgas TMMD, Semangat Terus Maju, Berbakti Buat Negeri

Jhonny Simatupang,
(Wartawan SeputarTapanuli.com)

         Motto TNI “Semangat terus maju, pantang mundur” benar-benar dipedomani personil Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-108 Komando Distrik Militer (Kodim) 0211/Tapanuli Tengah (TT). Hujan, terik, medan berat, pantang bagi mereka untuk mundur.

Program TMMD ke-108 di Kecamatan Sosorgadong di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara (Sumut), sudah berjalan dua minggu. Berbagai capaian sasaran sudah berhasil mereka raih selama waktu itu. Mereka, personil Satgas TMMD yang terdiri dari personil TNI dari Kodim 0211/TT dan personil TNI dari Bataliyon Infanteri (Yonif) 123/Rajawali (RW) Padangsidempuan serta personil dari Kepolisian, dibantu warga tersebut telah berhasil mencapai sasaran fisik sebesar 42 persen (%) dari target.

Dengan rincian, pembukaan badan jalan sepanjang 1.850 meter (1,85 km) x 8 meter di Desa Siantar CA menuju Desa Huta Tombak dan Desa Baringin, Kecamatan Sosorgadong sebesar 28,50% (620 meter) dan pengrehaban jalan sepanjang 3.700 meter (3,7 km) x 8 meter dengan hasil 31,95% (1.450 meter/1,45 km). Kemudian penggalian parit kiri/kanan badan jalan 1.850 meter (1,85 km) dengan hasil 28,50% (620 meter) dan perataan badan jalan 1.850 meter (1,85 km) dengan hasil 21% (550 meter). Selanjutnya pembuatan jembatan sementara 7 unit dengan hasil 100% (1 unit).

Sedangkan sasaran non fisik, telah berhasil mereka raih 100%, dengan rincian Sosialisasi COVID-19 100%, Penyemprotan Disinfektan 100%, Pembagian Masker 100%, Penyuluhan Kesehatan 100%, Penyuluhan Kehutanan 100%, Sosialisasi Bahaya Narkoba 100%, Perehaban Gereja GKPI Aek Rogas 100%, dan Perehapan Mesjid Taqwa Aek Rogas 100%.

Bukan tidak banyak tantangan dan aral melintang yang harus mereka hadapi dalam merealisasikan capaian sementara itu. Tapi bukan TNI, jika bukan semangat terus maju dan pantang mundur, dan berbakti untuk negeri, dalam merealisasikan seluruh rangkaian kegiatan sasaran dalam program TMMD ke-108.

Terlihat dalam pembukaan jalan baru yang telah berhasil mereka buka sepanjang 1,85 km itu. Padahal medan yang mereka lalui begitu berat dan menantang. Mereka harus membelah hutan belantara, berhadapan dengan jurang disisi kiri dan kanan badan jalan. Belum lagi mereka juga masih dihadapkan dengan panas dan hujan serta sakit dan penyakit dan lainnya.

Begitu juga pada pelaksanaan pembangunan jembatan (Pertama) disepanjang jalan baru yang telah berhasil mereka buka sepanjang 1,85 kilometer (km) itu. Untuk bisa melansir atau membawa material bagi pembangunan jembatan, mereka harus mengakali medan dengan memanfaatkan sepeda motor (Septor).

Material dimasukkan ke dalam karung lalu diangkut dan dilansir ke lokasi jembatan. Itu mereka lakukan secara terus menerus, tanpa henti. Sekalipun terkadang septor yang membawa material kerap kesulitan karena badan jalan baru yang harus dilalui masih membutuhkan penanganan lanjutan. Belum lagi dibeberapa titik, badan jalan menanjak dan menurun. Maka itu juga, material tersebut tidak bisa dibawa dengan menggunakan kenderaan roda empat (mobil).

Pelansiran material secara manual tanpa henti dan lelah pun mereka lakukan demi mengejar target pemasangan jembatan agar tercapai dengan cepat. Karena pekerjaan lain, pembukaan jalan lanjutan dan perehaban jalan baru masih menunggu, bersamaan dengan pembangunan beberapa unit jembatan lainnya.

Maka seperti kata pepatah, usaha tidak pernah menghianati hasil. Sejak diluncurkan pada 30 Juni 2020 lalu itu, progres pekerjaan program TMMD ke-108 di wilayah Kecamatan Sosorgadong yang mereka lakukan hingga Rabu (15/7) itu sudah cukup memuaskan. Mereka, personil Satgas TMMD yang terdiri dari personil TNI dari Kodim 0211/TT dan personil TNI dari Bataliyon Infanteri (Yonif) 123/Rajawali (RW) Padangsidempuan serta personil dari Kepolisian, dibantu warga tersebut telah berhasil mencapai sasaran fisik sebesar 42 persen (%) tersebut.

Memang tidak lama lagi, rangkaian kegiatan itu akan berakhir, tepatnya pada 29 Juli 2020 mendatang atau tidak lebih tinggal dua minggu lagi. Tapi namanya TNI, pasti akan menyelesaikan sisa sasaran pekerjaan yang masih tertinggal tersebut. Semangat terus maju, pantang mundur adalah acuan mereka. Mereka bersama warga pasti akan terus bekerja menepis lelah, ruang dan waktu, hujan dan panas serta medan berat, untuk menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan TMMD ke-108 di Kecamatan Sosorgadong tersebut.

Komandan Satgas (Dansatgas) TMMD ke-108 Kodim 0211/TT, Letkol (Inf) Dadang Alex, memang berharap pengerjaan jalan dan jembatan diwilayah sasaran TMMD bisa selesai tepat waktu dan sesuai target yang telah ditentukan. Satgas dan warga diyakini akan tetap semangat dan bekerja sama untuk menyelesaikannya sesuai perencanaan target.

“Dengan bekerja sama, pekerjaan apapun menjadi ringan dan segera dapat diselesaikan dengan baik,” tukas Dadang, perwira dengan dua mawar emas di pundaknya ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *