Sibolga, SeputarTapanuli.com – Unit Reserse dan Kriminal (Reskrim) Kepolisian Resort (Polres) Sibolga, Sumatera Utara (Sumut),pada Selasa (23/6) lalu sekitar pukul 22.30 WIB, menangkap seorang pemuda berinisial RS,19, dari salah satu warnet di jalan EE Sigalingging, Kelurahan Aek Parombunan, Kecamatan Sibolga Selatan,Kota Sibolga, karena terlibat aksi pencurian.

RS sempat melarikan diri ke kampung halamannya di Desa Pardomuan, Dusun Paraupan-perumahan PT ANJ Cempaka, Kecamatan Angkola Selatan, Tapsel. Namun dia kembali lagi ke Kota Sibolga Minggu (21/6) dan berniat untuk bekerja di laut.

Kapolres Sibolga, AKBP Triyadi melalui Kasubbag Humas, Iptu R Sormin,mengatakan RS alias R,19, diamankan atas laporan Suryani,32, warga Pidoli Lombang, Kecamatan Penyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang tinggal di Jalan Rajawali, Kelurahan Aek Habil, Kecamatan Sibolga Selatan, Kota Sibolga ke Polres Sibolga, Selasa (31/3) pukul 11.00 WIB. Suryani merupakan majikan RS dirumah makan, sementara RS baru bekerja kurang lebih empat hari dirumah makan milik Suryani tersebut.

“Korban Suryani dalam laporannya itu mengaku kalau dia telah kehilangan dua unit HP Android dan satu unit sepeda pada Sabtu (28/3),” kata Sormin, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (30/1).

Setelah menerima laporan Suryani ucap Sormin, Kasat Reskrim, AKP D Harahap, saat itu juga langsung memerintahkan unit Opsnal (Buser Reskrim) Polres Sibolga untuk melakukan penyelidikan dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Hasilnya, RS pun berhasil diamankan.

“Dalam keterangannya, RS mengaku telah menjual kedua unit HP dan sepeda milik Suryani tersebut. Kedua unit HP dijualnya masing-masing Rp100 ribu dan Rp150 ribu. Sementara sepeda dijualnya seharga Rp300 ribu,” tutur Sormin.

RS kini sudah ditahan di Rumah Tahanan Polisi (RTP) Polres Sibolga untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Dia (RS) diduga telah melakukan tindak pidana pencurian sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 ayat (1) ke 3 dari KUHPidana dengan ancaman hukuman diatas lima tahun,” tukas Sormin.

Namun ada sedikit kisah menarik RS setelah berhasil mencuri HP dan sepeda milik majikannya Suryani tersebut. Hal ini juga sesuai keterangan Kapolres Sibolga yang disampaikan Kasubbag Humas, Iptu R Sormin.

Setelah dia (RS) berhasil melakukan aksinya pada malam Sabtu (28/3) sekira pukul 00.WIB.itu, dia langsung melarikan diri dari Kota Sibolga menuju kampung halamannya di Desa Pardomuan, Dusun Paraupan-perumahan PT ANJ Cempaka, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel). Dalam pelariannya itu, dia menggunakan sepeda curiannya tersebut sebagai kenderaannya.

Dia mengayuh sepeda curiannya itu hingga sejauh 58 Km dari Sibolga-Batangtoru, Tapsel. Namun demikian, dia sempat singgah dan beristrahat sebentar diteras rumah milik salah satu warga di Hutabalang, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng). Jarak desa ini dari Kota Sibolga lebih kurang 20 Km. Pada pukul 06.00 WIB, dia bangun dan kembali melanjutkan perjalanannya menuju arah Padangsidempuan.

Tiba di Batangtoru, Tapsel, yang jaraknya lebih dari 30 Km dari Desa Hutabalang, tempat dimana dia sempat beristrahat sebelumnya itu, dia menjual salah satu dari dua unit HP curiannya itu dengan harga Rp100 ribu. Kemudian dia kembali melanjutkan perjalanannya menuju kampung halamannya diarah Kota Padangsidempuan.

Tapi dia tidak lagi naik sepeda tersebut, melainkan naik mobil pengangkutan. Didalam mobil pengangkutan itu, dia menawarkan sepeda curiannya tersebut kepada salah seorang penumpang dengan harga Rp700 ribu, tapi yang terealisasi cuma Rp300 ribu.

Setibanya dikampung halamannya, HP curiannya yang satu lagi masuk air. Dia lalu pergi ke Kota Padangsidempuan untuk memperbaikinya. Namun karena biayanya dinilai mahal sebesar Rp400 ribu, HP itu terpaksa dia jual seharga Rp150 ribu.

Dari hasil penjualannya, dia membelikan tiga helai baju seharga Rp105 ribu, dua potong celana jeans seharga Rp235 ribu serta sepasang sendal (selop) seharga Rp85 ribu dan seuntai kalung putih seharga Rp10 ribu. Sisanya untuk kebutuhan makan dan minumnya. (Jhonny Simatupang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *