Sibolga, SeputarTapanuli.com – Sekretaris Umum (Sekum) Akademi Seni Beladiri Karate Indonesia (ASKI) Sumatera Utara (Sumut), Sahat Valentino Nainggolan, membuka secara resmi Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) ASKI bertempat di SMA/SMK Yapim Pandan, Tapanuli Tengah (Tapteng), Minggu (6/12).

Dalam sambutannya, Sahat berharap lahir atlet ASKI berprestasi dari Kota Sibolga dan Tapteng. Dia pun meminta kepada semua peserta UKT untuk meningkatkan prestasi di masa depan, khususnya di bidang seni beladiri karate Indonesia.

“Pejuang itu satu kali jatuh, tapi seribu kali bangkit. Jangan pernah menyerah. Kalian harus punya cita-cita menjadi yang terbaik,” tutur Sahat.

Untuk mendorong mental dan prestasi anak-anak muda asal Sibolga dan Tapteng itu, Sahat lalu meminta mereka untuk mencontoh Josua Hendra Simanjuntak, 19 tahun, salah seorang di antara banyak atlet karateka asal ASKI Sumut yang telah meraih prestasi tingkat Nasional hingga Internasional.

”Agar bisa seperti Josua yang kini sudah dterima sebagai anggota TNI AD karena prestasinya tersebut, giat berlatih dan punya semangat juang. Pejuang tidak pernah berhenti untuk mengejar karir yang dicita-citakan. Oleh karena itu, saya berharap kedepan semakin banyak atlet-atlet berprestasi lahir dari Sibolga dan Tapteng,” pungkas Sahat.

Sekum ASKI Sumut, Sahat Valentino Nainggolan, foto bersama dengan Ketua Pengcab ASKI Sibolga, Haposan Simbolon, Pelatih Darius Sitanggang dan Chandra Fernando Sitanggang, dan para karateka sebelum pelaksanaan UKT di SMA/SMK Yapim Pandan, Tapteng, Minggu (6/12). (SeputarTapanuli/Foto Haposan S)

Hal senada disampaikan Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) ASKI Sibolga, Haposan Simbolon, dalam sambutannya didampingi pelatih Darius Sitanggang dan pengurus lainnya dalam acara pembukaan UKT tersebut. Haposan pun meminta kepada para karateka asal Sibolga dan Tapteng tersebut agar mengikuti UKT dengan baik dan mengeluarkan kemampuan yang didapatkan selama mengikuti latihan di Dojo ASKI Yapim Pandan dan Melania Sibolga.

“Selama ini kalian sudah berlatih bersama dan ini lah saatnya bagi kalian untuk melaksanakan UKT sekaligus penurunan kyu, dengan harapan, semakin gelap warna sabuk kalian, maka fisik, mental dan pemikiran kalian juga semakin matang dan bersih,” ucap Haposan.

Sementara itu, salah seorang dari orang tua peserta UKT, Yenita Tumanggor, mengaku bangga dan menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan oleh Pengcab ASKI Sibolga tersebut. Diharapkan kedepan, anak-anak mereka dapat berprestasi.

“Kami sebagai orang tua tentu bangga terhadap pembinaan yang dilakukan pengurus dan berharap kedepan anak-anak kami dapat berprestasi,” kata Yenita. (Haposan S)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *