Tapanuli Tengah, SeputarTapanuli.com – Personil Satuan Reserse (Sat Res) Narkoba Kepolisian Resort (Polres) Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara (Sumut), mengamankan seorang pria dari dalam sebuah rumah di Kota Sibolga, Kamis (19/11) sore lalu.

Pria itu diketahui berinisial HGZ alias G, 36, warga Kota Sibolga, tinggal di Jalan Bangau, Kelurahan Aek Habil, Kecamatan Sibolga Selatan. Dia diduga terindikasi Narkoba.

Ketika penangkapan, Personil Sat Res Narkoba Polres Tapteng sempat kewalahan menemukan barang bukti (Barbut) sabu-sabu milik HGZ. Kebetulan sabu-sabu disembunyikan HGZ di bawah karpet tempat dimana dia diamankan saat itu. Petugas saat itu hanya menemukan 1 set alat hisap sabu/bong yang diduga kuat sebagai alat/sarana yang dipergunakan HGZ untuk mengkonsumsi sabu-sabu serta 1 unit Handphone (HP/Ponsel) hitam yang diduga sebagai sarana yang dipergunakan HGZ untuk memeroleh sabu-sabu.

Kapolres Tapteng, AKBP Nicolas Dedy Arifianto melalui Kasubbag Humas, Iptu Horas Gurning mengungkapkan, penangkapan HGZ bermula informasi masyarakat yang menyebutkan bahwa di Jalan Sisingamangaraja, Gang Kenanga, Kelurahan Aek Parombunan, tepatnya di dalam sebuah rumah ada orang yang hendak menggunakan/mengkonsumsi Narkoba. Personil Sat Res Narkoba Polres Tapteng lalu melakukan penyelidikan dan akhirnya menggrebek rumah dimaksud. Hasilnya, petugas menemukan seorang pria (HGZ) didalamnya lalu mengamankannya.

“Personil Sat Res Narkoba Polres Tapteng selanjutnya menggeledah badan HGZ, namun saat itu tidak ditemukan barbut apapun,” ucap Horas.

Kemudian sambung Perwira Polres Tapteng yang baru dilantik sebagai Kasubbag Humas Polres Tapteng dari jabatannya sebelumnya sebagai Kapolsek Sibabangun, Tapteng ini, Personil Sat Res Narkoba Polres Tapteng yang tidak ingin kecolongan lalu melakukan penggeledahan lokasi.

“Personil Sat Res Narkoba Polres Tapteng akhirnya berhasil menemukan 1 set alat hisap sabu/bong, 1 unit HP/Ponsel hitam dan 1 paket kecil Narkotika jenis sabu-sabu yang dibungkus plastik bening di bawah karpet tempat HGZ duduk,” tutur Horas.

Personil Sat Res Narkoba Polres Tapteng kemudian membawa HGZ beserta barbut yang diduga milik HGZ tersebut ke kantor Sat Res Narkoba Polres Tapteng di Kecamatan Pandan untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut.

“Dia (HGZ) dipersangkakan melanggar pasal 114 ayat (1) subsider 112 ayat (1) dari Undang-Undang (UU) RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Ancaman hukumannya paling singkat 5 tahun paling lama 10 tahun,” pungkas Horas. (Jhonny Simatupang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *