Sibolga, SeputarTapanuli.com – Mayarsyah Tanjung, 61,warga Lingkungan IV Labuan Mandailing, Kelurahan Pondok Batu, Kecamatan Sarudik, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), ditemukan tewas tenggelam di peraian laut di sekitar lampu Mercusuar Sibolga, Kamis (19/3/2020).

Pihak kepolisian daerah setempat belum bisa memastikan penyebab kematian korban, namun dugaan sementara korban meninggal dunia saat memancing ditengah kondisi hujan dan berangin.

“Pada tubuh korban tidak ada ditemukan tanda-tanda yang mencurigakan, namun tetap kita upayakan penyelidikan (lidik),” kata Kapolres Sibolga AKBP Triyadi melalui Kasubbag Humas Iptu R Sormin, Kamis (19/3/2020) dalam rilis persnya.

Jasad Mayarsyah pertama kali ditemukan oleh dua orang nelayan, warga Sorkam, Tapteng, yakni Hasnul Ralid Tampubolon,35, dan Hardi Ananda,28. Keduanya kebetulan datang dari tengah laut dan hendak menyandarkan kapal motor (KM) mereka “Sri Rejeki” di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Sibolga atau dekat lokasi kejadian.

Menurut Sormin, kedua nelayan tersebut sempat mendengar jeritan di dekat lampu Mercusuar Sibolga. Lalu keduanya memutar arah kapal mereka dan melihat ada orang yang tenggelam berjarak sekitar 7 meter dari lampu I Mercusuar Sibolga. Selanjutnya keduanya mengangkat korban dan mencoba memberikan pertolongan, tetapi korban sudah tidak bernyawa.

“Korban kemudian dibawa oleh kedua nelayan tersebut ke Dermaga PPN Sibolga serta melaporkannya ke Petugas Pol Airud Polres Sibolga. Korban pun selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Umum (RSU) Sibolga untuk dilakukan visum,” tukasnya.

Korban saat ditemukan mengenakan celana panjang jeans warna biru dan baju kaos oblong biru pada lengan baju dengan tinggi badan sekitar 160 cm, rambut lurus dan kulit hitam manis. (Jhonny Simatupang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *