Sibolga, SeputarTapanuli.com – Seorang ibu muda berstatus janda tiga orang anak di Kota Sibolga, Sumatera Utara (Sumut), berinisial BZ, nyaris menjadi korban pemerkosaan yang dilakukan oleh seorang lelaki yang tidak dikenal, Selasa (26/1) dini hari tadi.

Wakil Ketua DPRD Sibolga, Jamil Zeb Tumori yang mendapatkan kabar percobaan pemerkosaan itu langsung mendatangi kediaman korban yang berada di Jalan Baru, Kelurahan Pancuran Bambu, Kecamatan Aek Manis, Kota Sibolga dan mengamankan sepasang sepatu kulit yang diduga milik terduga pelaku percobaan pemerkosaan.

“Saya berharap pihak kepolisian dapat segera mengungkap kasus ini dan menangkap pelakunya supaya tidak menimbulkan keresahan di tengah-tengah masyarakat, terutama para ibu dan wanita yang sudah di tinggal mati/pergi suaminya. Karena kabarnya juga, kasus yang sama sudah pernah beberapa kali terjadi di daerah ini,” kata Jamil.

Wakll Ketua DPRD Sibolga, Jamil Zeb Tumori bersama istrinya ketika menyambangi kediaman BZ, korban percobaan pemerkosaan yang dilakukan oleh seorang pria yang tidak dikenal, Selasa (26/1) dini hari. (SeputarTapanuli/Dok Jamil)

Jamil mengaku, kasus percobaan pemerkosaan terhadap korban BZ, Ibu tiga anak itu, sudah dilaporkan langsung korban kepada pihak kepolisian sektor (Polsek) Sibolga Sambas sekira pukul 10.00 WIB.

“Dalam kasus ini, saya juga minta bantuan warga untuk menemukan dan melaporkan bilamana mengenal terduga pelaku. Ciri-cirinya tinggi kurus dan rambut cepak. Terutama kalau mengenali siapa pemilik sepatu tersebut,” ucap Jamil.

Korban BZ sendiri dalam ceritanya menerangkan, peristiwa itu terjadi sekira pukul 01.00 WIB. Saat itu ia bersama ketiga anaknya telah tidur. Di tengah tidurnya itu, tiba-tiba mulutnya dibekap oleh seseorang. Namun saat itu, ia sempat berpikir bahwa itu hanya sebuah mimpi, karena mengingat posisinya saat itu sedang dalam kondisi tidur.

“Tapi ternyata tidak, saya melihat orang. Saya pun langsung menumbuk-numbuk (Memukul-mukul) orang tersebut karena orang tersebut mau membekap mulutku dan mau membunuhku,” ungkap BZ.

Barang bukti sepasang sepatu yang diduga milik terduga pelaku percobaan perkosaan terhadap korban BZ yang tertinggal saat melarikan diri dari rumah korban BZ saat melakukan aksi, Selasa (26/1) dini hari. (SeputarTapanuli/Dok Jamil)

Bahkan tidak disitu saja aku BZ, ia juga saat itu berteriak-teriak minta tolong, karena saat itu ia merasa sudah tidak kuat lagi melawan orang tersebut. Bahkan saking tidak kuatnya lagi, ia pun membangunkan anak-anaknya untuk segera membuka pintu dan pergi meminta pertolongan ke rumah nenek mereka yang berada tidak jauh dari kediaman mereka.

“Tapi orang tersebut keburu membuka pintu rumah dan langsung pergi. Dan saya tidak sempat melihat mukanya karena dia (Pelaku) memakai masker,” pungkas korban. (Jhonny Simatupang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *