Tapanuli Tengah, SeputarTapanuli.com – Satuan Narkoba Kepolisian Resort (Polres) Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara (Sumut), mengamankan seorang pria pengemudi beca bermotor (Pebetor) Sibolga, saat berada di dalam kamar sebuah hotel di Kota Pandan, Tapteng, Selasa (3/11) malam. Dari tangannya, petugas menemukan barang bukti Narkoba jenis Sabu-sabu seberat 14,49 gram.

Kapolres Tapteng, AKBP Nicolas Dedy Arifianto, dalam keterangannya melalui Paur Humas, Ipda JS Sinurat menyebutkan, pria pebetor tersebut berinisial RSS, 37, warga Jalan Kesturi, Gang Nelayan, Kelurahan Aek Habil, Kecamatan Sibolga Selatan, Kota Sibolga. Dia ditangkap dari dalam kamar sebuah hotel di Pandan ketika melakukan transaksi Narkoba dengan seorang pria yang berhasil melarikan diri.

“Ketika dilakukan penggerebekan dan penangkapan, petugas menemukan 4 paket Narkotika jenis sabu-sabu yang dibungkus plastik bening seberat 14,49 gram milik RSS,” ungkap Sinurat, Jumat (6/11).

RSS, Parbetor di Kota Sibolga yang diamankan Satnarkoba Polres Sibolga karena diketahui memiliki Narkoba. (SeputarTapanuli/Dok Humas Polres Sibolga).

Sinurat mengatakan, penangkapan RSS atas informasi masyarakat. Berdasarkan informasi itu, Personil Polres Tapteng turun melakukan penyelidikan dengan cara mendatangi hotel. Setelah memastikan dan yakin, Personil Polres Tapteng kemudian melakukan penggerebekan di kamar Nomor 09 hotel tersebut.

“Hasilnya, petugas mendapati 2 orang laki-laki berada di dalam kamar dan berhasil melakukan penangkapan terhadap salah satunya yang mengaku berinisial RSS. Sementara seorang lagi, berhasil melarikan diri,” terang Sinurat.

Personil Polres Tapteng saat itu juga melakukan penggeledahan dan berhasil menemukan 1 bungkus kotak rokok yang di dalamnya berisikan 4 paket sedang sabu-sabu yang dibungkus plastik bening dari atas kasur samping RSS duduk. Kemudian, Personil Polres Tapteng membawa RSS beserta barang bukti ke kantor Satuan Reserse Narkoba (Resnarkoba) Polres Tapteng untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut.

“RSS dipersangkakan melanggar pasal 114 ayat (2) subsider pasal 112 ayat (2) dari Undang- Undang (UU) RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika,” tukas Sinurat. (Jhonny Simatupang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *