Tapanuli Tengah, SeputarTapanuli.com – Seorang pria berinisial RH,35, ditangkap polisi karena diduga telah mencuri kotak amal masjid As-Syakirin Lumut yang berada Lingkungan I, Kelurahan Lumut, Kecamatan Lumut, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng). Belum diketahui apa modus pencurian yang dilakukan RH.

“Kejadian ini diketahui saat pelapor berinisial SH (Pengurus masjid) selesai melaksanakan Sholat Jumat pada 22 Januari 2021 lalu di masjid  itu. Saat itu, pelapor SH bersama dengan  rekan-rekannya sesama pengurus masjid, S dan RS, berniat hendak menghitung uang infak di kotak amal masjid. Tapi kemudian mereka melihat bahwa gembok kotak amal tersebut sudah rusak,” kata Kasubbag Humas Polres Tapteng, AKP Horas Gurning dalam keterangannya atas nama Kapolres Tapteng, AKBP Nicolas Dedy Arifianto, Selasa (27/1), terkait penangkapan RH, terduga pencuri kotak amal masjid Lumut.

Pencurian kotak amal Masjid As-Syakirin Lumut itu terjadi pada Rabu (20/1) pagi lalu sekira pukul 09.40 WIB . Pelaporan dilakukan dua hari kemudian, yakni Jumat (22/1) setelah pelapor SH bersama rekan-rekannya melihat rekaman CCTV masjid.

Dari rekaman CCTV itu terlihat seseorang sedang melakukan pencurian uang di dalam kotak amal masjid tersebut. Namun belum diketahui pasti bagaimana kronologi pencurian itu, apakah terduga pelaku saat itu sedang melakukan Sholat di masjid itu lalu melakukan pencurian atau bagaimana.

“Senin (25/1) sekira pukul 16.30 WIB, Personil Polsek Sibabangun mendapat informasi dari warga Lumut, sepeda motor (Septro) yang digunakan terduga pelaku sesuai yang terlihat di CCTV sedang parkir di depan RM Basamo di Kelurahan Pinangsori,” ujar Gurning.

Personil  Polsek Sibabangun yang tidak ingin buruannya hilang, langsung bergerak ke lokasi lalu mengamankan terduga pelaku yang kemudian diketahui berinisial RH, warga Desa Gunung Tua Jae, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara (Sumut).

“Terduga pelaku RH saat itu juga dibawa bersama septornya ke Polsek Sibabangun untuk dilakukan proses lebih lanjut,” pungkas Gurning. (Jhonny Simatupang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *