Sibolga, SeputarTapanuli.com – Paket sembako bantuan Pemerintah Propinsi Sumatera Utara (Pempropsu), tiba di Kota Sibolga, Jumat (22/5). Wali Kota setempat, Syarfi Hutauruk, selaku Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di kota itu langsung melakukan penelitian (pemeriksaan) ulang.

Penelitian ulang itu sekaitan dengan adanya temuan dibeberapa daerah di Sumut yang berat isinya dikabarkan berkurang. Seperti, beras 10 kg misalnya, isinya ditemukan berkurang 1,5-2 kg. Begitu juga dengan gula 2 Kg, berkurang 1,5-2,5 ons. Sehingga Pempropsu pun sempat menarik bantuan dan meneliti ulang kembali.

Dari hasil penelitian ulang secara acak yang dilakukan Syarfi bersama Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Sibolga, diantaranya Kapolres Sibolga, AKBP Triyadi, Dandim 0211/TT, Letkol (Inf) Dadang Alex, Danlanal Sibolga, Letkol Laut (P) Andris Benhard Marimbun Simaremare, mewakili Kajari Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara, Limron Simbolon, selaku para Wakil Ketua Gugus, hasilnya masih ditemukan isi dari beberapa sembako bantuan Pempropsu tersebut tidak sesuai ukuran. Namun Syarfi mengaku bisa menerima dan memaklumi itu karena kekurangannya tidak terlalu berpengaruh.

“Seperti minyak goreng 2 liter, isinya rata-rata 1,9 ons dan itu tidak masalah, karena kemasannya dari pabrik. Begitu juga gula 2 kg, ada yang berkurang semisal 1/2 ons dan itu juga masih lumrah. Kecuali kalau berkurangnya 2-3 ons, baru tidak lumrah. Kalau beras, sama 10 kg,” beber Syarfi, di acara penyerahan bantuan sembako dari Pemkot dan Gugus Tugas Sibolga dan bantuan Pempropsu kepada tokoh agama, wartawan dan mahasiswa usai menerima dan memeriksa kedatangan bantuan sembako dari Pempropsu ke Kota Sibolga tersebut.

Jumlah paket bantuan sembako dari Pempropsu untuk masyarakat penerima manfaat di Kota Sibolga itu sendiri tercatat sebanyak 6.372 paket. Menurut Syarfi, paket sembako bantuan dari Pempropsu ini seyogianya sudah tiba lebih awal di Kota Sibolga.

“Tapi karena ada masalah di Propinsi sebelumnya, yakni masalah ukuran kilogramnya tersebut, maka pengiriman ke Sibolga agak terlambat,” tukasnya.

Sembako bantuan dari Pempropsu itu dibawa dan diserahkan langsung oleh Kepala Bidang (Kabid) Pengawasan dan Pemanfaatan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Propsu, Partogi Panggabean, mewakili Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), didampingi Kabid Pesisir dan Pemanfaatan Wilayah Pulau-Pulau Kecil, Benny Girsang.

Adapun isi sembako bantuan itu, berupa beras 10 kg, minyak goreng 2 liter, gula pasir 2 kg serta mie instan merk Alhami 20 bungkus. (Jhonny Simatupang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *