U

Pangdam I/BB, Mayjend TNI Hassanudin foto bersama dengan perawat dan Satgas Covid-19 Gunung Sitoli, Rabu (1/9). (seputartapanuli/dok penrem 023/ks)

Gunung Sitoli, seputartapanuli.com – Panglima Daerah Militer (Pangdam) I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Hassanudin, memberikan bantuan kepada pasien dan perawat di rumah isolasi terpusat (Isoter) Covid-19 di Desa Sisarahili, Kecamatan Gunung Sitoli, Kota Gunung Sitoli, Sumatera Utara (Sumut).

Bantuan diberikan pemegang tongkat komando Kodam I/BB ini saat ia datang meninjau rumah Isoter Covid-19 tersebut, Rabu (1/9).

Dalam kunjungannya itu, Pangdam Mayjend Hassanudin didampingi oleh Komandan Resor Militer (Danrem) 023/Kawal Samudera (KS), Kolonel (Inf) Febriel Buyung Sikumbang, Asisten Operasi (Asops) dan Asisten Teritorial (Aster) Kepala Staf Kodam (Kasdam) I/BB, Kolonel (Inf) K Sianturi dan Kolonel (Inf) Susanto Lastua Manurung serta Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Gunung Sitoli, seperti Komandan Kodim (Dandim) 0213/Nias, Letkol (Inf) Martky Jaya Perangin-angin, Kapolres Gunung Sitoli, AKBP Wawan Iryawan, dan Wakil Wali Kota Gunung Sitoli, Sowa’a Laoli.

Kedatangan Pangdam Mayjend Hassanudin bersama tim Satgas Covid-19 ke tempat itu, ingin melihat upaya yang lebih maksimal dalam penanganan pasien di tempat Isoter Covid-19 di Kota Gunung Sitoli.

“Sehingga mereka (Pasien Covid-19) yang di dalamnya akan lebih cepat sembuh dan tercapainya percepatan pembentukan kekebalan kelompok (Herd Immunity),” ujar Hassanudin.

Ia pun berharap kepada masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan (Prokes) yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

“Dalam hal ini (Penanganan Covid-19), TNI, Polri, dan Pemerintah selalu bersinergi semaksimal mungkin membantu masyarakat agar pandemi ini bisa berakhir,” tutur pungkas Hassanudin.

Sebelumnya, Pangdam Mayjend Hassanudin dan rombongan terlebih dahulu meninjau pembangunan Perumahaan Komando Distrik Militer (Kodim) 0213/Nias dan melaksanakan kunjungan ke kantor Wali Kota Gunung Sitoli untuk menerima laporan penanganan Covid-19 di Kota Gunung Sitoli. (Jhonny Simatupang/ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *