Danrem 023/KS, Kolonel (Inf) Febriel Buyung Sikumbang, bersama Dandim 0211/TT, Letkol (Inf) Dadang Alex saat memantau vaksinasi massal di lapangan Simare-mare, Sibolga, Sabtu (26/6). (seputartapanuli/dok penrem 023/ks)

Sibolga, seputartapanuli.com– Komandan Resor Militer (Danrem) 023/Kawal Samudera (KS), Kolonel (Inf) Febriel Buyung Sikumbang, meninjau pelaksanaan vaksinasi massal masyarakat Kota Sibolga, Sumatera Utara (Sumut), di lapangan Simare-mare, Sabtu (26/6).

Dalam kesempatan itu, Danrem Kolonel Febriel yang dalam peninjauan itu didampingi Komandan Distrik Militer (Dandim) 0211/Tapanuli Tengah (TT), Letkol (Inf) Dadang Alex mengatakan, peninjauan yang dilakukannya ini semata-mata untuk memastikan program vaksinasi massal kepada masyarakat berjalan aman, lancar, serta tepat sasaran.

Lulusan Akademi Militer di Magelang Tahun 1995 ini pun mengimbau masyarakat untuk tidak ragu mengikuti vaksin Covid-19. Vaksinasi ini aku Febriel yang sebelum menjabat sebagai Danrem 023/KS ini pernah menjabat sebagai Asisten Operasi (Asops) Kepala Staf Kodam (Kasdam) V/Brawijaya ini, adalah salah satu upaya pemerintah untuk memutus matai rantai penyebaran Covid-19.

“Masyarakat jangan takut datang untuk divaksin. Kita jamin vaksinasi ini sudah diuji secara klinis, kerena vaksin yang disuntikan ini sudah aman dan halal dan dikeluarkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Serta dari Majelis Ulama Indonesia (MUI),” tukasnya.

Febriel yang juga pernah menjabat sebagai Danbrigif Linud 18/Trisula ini juga berpesan kepada seluruh masyarakat, agar tetap mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) sekalipun sudah menjalani vaksinasi Covid-19. Karena menurutnya, senjata utama untuk menangkal dari terpaparnya Covid-19 adalah dengan melakukan 5M, yakni mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan membatasi mobilitas keluar rumah.

“Upaya tersebut harus dilakukan untuk pencegahan terhadap virus Corona,” pungkas Febriel.

Vaksinasi massal Kodim 0211/TT yang dilaksanakan di lapangan Simare-mare, Sibolga ini, berlangsung selama dua hari, Sabtu (26/6) dan Minggu (27/6). Dalam pelaksanaannya, masyarakat Sibolga dan Tapanuli Tengah (Tapteng) tinggal datang dan membawa identitas diri berupa Kartu Tanda Pengenal (KTP). (Jhonny Simatupang/ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *