Sibolga, SeputarTapanuli.com – Kepolisian Resort (Polres) Sibolga dan TNI dari Komando Distrik Militer (Kodim) 0211/Tapanuli Tengah (TT) menyiapkan 5 skenario dalam mengamankan aksi kerusuhan Pemilihan kepala Daerah (Pilkada) 2020 di Kota Sibolga, Sumatera Utara (Sumut).

Kelima skenario itu terlihat dalam Simulasi Sistem Pengamanan (Sispam) Pengamanan Pilkada Sibolga 2020 yang digelar kedua institusi penegak hukum dan keamanan itu, Kamis (27/8 di lapangan Simare-mare.

Dalam Simulasi Sispam Pengamanan Pilkada itu, turut serta personil Brimob Yon C, dan gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Perhubungan (Dishub) Pemerintah Kota (Pemkot) Sibolga, serta masyarakat yang berperan sebagai massa.

Massa fanatik pendukung salah satu pasangan Calon Wali Kota Sibolga terlihat mulai melakuka aksi anarkis dengan melempari petugas saat latihan simulasi Sispam, Kamis (27/8). (SeputarTapanuli/Dok Humas Polres Sibolga)

Simulasi itu yang dimulai dari penyampaian imbauan skala besar hingga sampai kerusuhan Pilkada itu terjadi melibatkan langsung kenderaan taktis milik kedua institusi itu, seperti mobil patroli milik Sat Lantas, Sat Sabhara, Kodim 0211/TT dan Satpol PP Sibolga. Kemudian mobil Ambulance milik Dinas Kesehatan (Dinkes) Sibolga dan Brimob Yon C serta truk Dalmas milik Polres Sibolga dan Brimob Yon C. Ditambah truk dan pickup pengangkut massa dan 2 unit truk Water Canon.

Kapolres Sibolga, AKBP Triyadi, melalui Kasubbag Humas, Iptu R Sormin membenarkan bahwa pihaknya dari kepolisian dan TNI dari Kodim 0211/TT, menyiapkan 5 skenario dalam pengamanan Pilkada Sibolga 2020. Hal itu sesuai Simulasi Sispam yang digelar Kepolisian dan TNI, Kamis (27/8) di lapangan Simare-mare.

PHH Brimob sedang menghala pengunjuk rasa anarkis saat latihan simulasi Sispam, Kamis (27/8). (SeputarTapanuli/Dok Kodim 0211/TT)

“Simulasi pertama, Patroli Skala Besar. Kedua, ketika massa calon Wali Kota X bertemu dengan massa Calon Wali Kota Y di kampung massa pendukung fanatik pendukung Calon Wali Kota Y. Ketiga, terjadi keributan saat calon Wali Kota X kampanye di lokasi kampanye. Keempat, pemungutan Suara di TPS. Kelima, ketika Rapat Pleno di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sibolga,” tukas Sormin.

Hadir langsung menyaksikan Simulasi Sispam tersebut, Wali Kota Sibolga, Syarfi Hutauruk, Kapolres Sibolga, AKBP Triyadi, Dandim 0211/TT, Letkol (Inf) Dadang Alex, dan Komandan Brimob Yon C, Kompol B Zega.

Kemudian Kabag Sumda Polres Sibolga, Kompol Irianto, Kabag Ren, Kompol Kamaludin Nababan,  Para Kasat, Perwira dan Bintara Polres Sibolga serta Ketua KPU Sibolga, Khalid Walid, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sibolga dan perwakilan dari Partai Politik (Parpol). (Jhonny Simatupang)

PHH Brimob sedang menghala pengunjuk rasa anarkis saat latihan simulasi Sispam, Kamis (27/8). (SeputarTapanuli/Dok Kodim 0211/TT)

Wali Kota Sibolga, Syarfi Hutauruk Sibolga, bincang-bincang dengan Dandim 0211/TT, Letkol (Inf) Dadang Alex dan Kappolres Sibolga, AKBP Triyadi, disela kegiatan Simulasi Sispam Pengamanan Pilkada Sibolga 2020, Kamis (27/8). (SeputarTapanuli/Dok Kodim 0211/TT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *