Tapanuli Tengah, SeputarTapanuli.com – Keterlambatan pembayaran Tunjangan Sertifikasi Guru (TSG) Triwulan IV (ke empat) Tahun Anggaran (TA) 2019 dan Triwulan I (satu) TA 2020 di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara (Sumut), menjadi bola liar. Merebak isu anggaran TSG tersebut diduga sengaja didepositokan oleh pihak Pemerintah Daerah (Pemda) setempat.

Kepala Badan Pengelola Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Tapteng, Zafril Abdi Nasution, membantah keras isu itu. Menurutnya isu itu tidak benar dan fitnah yang sangat kejam.

“Kami tegaskan bahwa Pemkab atau pun BPKPAD Tapteng tidak pernah mendepositokan anggaran TSG tersebut. Kepada oknum-oknum yang sengaja menyebarkan isu itu, agar segera bertobat,” tegas Zafril, menjawab isu itu, Jumat (18/7).

Zafril menyebutkan keterlambatan pembayaran TSG Triwulan IV TA 2019 terjadi karena anggaran TSG Triwulan IV TA 2019 tersebut baru masuk kas daerah pada akhir April 2020. Sehingga membuat penyalurannya ke rekening penerima terlambat dan baru bisa dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) pada Mei 2020.

“Sama halnya dengan anggaran TSG Triwulan I TA 2020, juga baru ditransfer oleh Pemerintah Pusat pada Juni 2020,” jelasnya.

Maka itu juga tukas Zafril, pembayaran TSG Triwulan I TA 2020 baru bisa dilakukan selambat-lambatnya pada Minggu ke empat Juli 2020. Hal itu juga terjadi karena anggaran TSG Triwulan I TA 2020 tersebut juga baru ditransfer oleh Pemerintah Pusat.

“Sementara untuk TSG Triwulan II TA 2020, akan kami koordinasikan dengan Pemerintah Pusat supaya bisa dibayarkan bersamaan dengan Triwulan III. Selambat-lambatnya Oktober 2020,” pungkasnya. (Jhonny Simatupang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *